Jelang Lawan Maroko, Spanyol Dihantui Rekor Buruk Babak Adu Penalti
Spanyol sudah bersiap menantang Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Menghadapi Maroko di babak 16 besar, tentu laga akan terus bertarung hingga mendapatkan pemenang.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique menilai anak asuhnya kini memiliki mental siap tempur lebih tebal mengarungi Piala Dunia 2022. Bahkan bila harus bertarung hingga babak adu penalti.
Spanyol sudah bersiap menantang Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Menghadapi Maroko di babak 16 besar, tentu laga akan terus bertarung hingga mendapatkan pemenang.
Bahkan bila hasil imbang di waktu normal akan ada babak tambahan waktu dan hingga babak adu penalti untuk mencari siapa pemenangnya. Berbicara mengenai babak adu penalti, Spanyol sendiri memiliki rekor yang kurang bagus.
Spanyol kalah dalam adu tos-tosan saat melawan Italia di semifinal Piala Eropa alias Euro 2020. Akan tetapi, Enrique menegaskan hasil itu bukan patokan lantaran di Piala Dunia 2022 situasi sudah berubah.
"Dalam 120 menit baik-baik saja bagi saya, dan penalti juga. Adu penalti bukanlah lotre (perjudian)," kata Enrique disadur dari Football Espana.
Berbicara mengenai babak perpanjangan waktu hingga adu penalti, Enrique menilai hanya tim yang sangat siap. Enrique menegaskan mental dan kemampuan penjaga gawang akan berpengaruh besar dalam adu tendangan penalti.
"Dimenangkan oleh tim yang paling baik mengendalikan saraf mereka dan yang paling berkualitas atau penjaga gawang terbaik," jelas Luis Enrique.
Duel Spanyol vs Maroko dalam babak 16 besar Piala Dunia 2022 akan berlangsung di Stadion Al Rayyan, Selasa (6/12). Tentu, La Furia Roja mengincar kemenangan demi target mengangkat trofi Piala Dunia buat kedua kalinya.
Reporter: Andri
(mdk/eko)