LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEPAKBOLA

Jelang Final PGK, Joko Susilo dan Rahmad Darmawan Saling Puji

Menurut Joko, Pelatih Sriwijaya FC ini merupakan salah satu mentor dalam karirnya sebagai pelatih.

2018-03-04 01:43:00
Piala Gubernur Kaltim 2018
Advertisement

Sebuah pujian dilontarkan Pelatih Arema, Joko Susilo, pada Rahmad Darmawan yang akan dihadapinya pada laga puncak Piala Gubernur Kaltim 2018. Menurut Joko, Pelatih Sriwijaya FC ini merupakan salah satu mentor dalam karirnya sebagai pelatih.

"Beliau adalah salah satu mentor dan panutan saya," ujar Joko Susilo.

"Dulu saya adalah asisten beliau. Saya banyak belajar dari beliau," sambungnya.

Gethuk -sapaan karib Joko Susilo- sendiri enggan untuk sesumbar menghadapi pertandingan kontra Sriwijaya FC. Pelatih berusia 47 tahun ini mengaku hanya menilai laga tersebut merupakan perjuangan bagi pemain untuk bisa mencapai levelnya.

"Ini juga perjuangan saya sebagai pelatih baru untuk bisa berprestasi semaksimal mungkin," tuturnya.

Arema akan menghadapi Sriwijaya FC pada laga puncak Piala Gubernur Kaltim 2018. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Palaran Samarinda, Minggu (04/03).

Pertemuan ini bak reuni bagi Joko Susilo dan Rahmad Darmawan. Pasalnya, dua pelatih tersebut pernah berkolaborasi kala menangani Arema Cronus, beberapa tahun silam.

Sementara itu, RD, sapaan karib Rahmad Darmawan, pun mengakui kedekatannya dengan Gethuk. Bahkan, menurut pelatih yang karib disapa RD ini, ia kerap diundang untuk makan bersama di rumah Gethuk.

"Coach Joko memang pernah jadi asisten saya di Arema. Namun, sesungguhnya, beliau ini bos saya," tuturnya.

"Saya sering diundang makan bebek ungkep oleh Coach Joko di rumahnya," RD berkisah.

Lebih lanjut, selain kesempatan bereuni dengan Joko Susilo, RD menilai laga ini sangat penting bagi timnya. Pelatih berusia 51 tahun tersebut menilai dengan melawan Arema timnya bakal mendapat pengalaman berharga.

"Ini pertandingan yang sangat baik bagi tim saya untuk menambah jam terbang dalam satu level pertandingan dengan bobot lebih berat," tandasnya. (den/dub)

(mdk/bola)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.