Inter Milan vs Parma: Tekad Roberto D'Aversa Perpanjang Rekor Buruk Internazionale
Melihat catatan empat pertandingan terakhir, Inter Milan membawa hasil buruk tidak pernah menang. Apalagi dalam pertandingan terakhir melawan Bologna, Inter Milan harus takluk kepada tim yang menghuni peringkat 18 itu, yang notabene zona degradasi.
Inter Milan akan menyambangi markas Parma dalam lanjutan Serie A di Stadion Ernio Tardini Minggu (10/2) dini hari. Laga Inter Milan vs Parma ini merupakan lanjutan Liga Italia di pekan ke-23.
Nerazzurri harus mampu mencuri poin dari markas Parma untuk menjaga posisi Liga Champion di jajaran empat besar. Sebab Internazionale hanya terpaut dua poin dengan Roma dan Lazio yang berada di posisi ke 4 dan 5.
Melihat catatan empat pertandingan terakhir, Inter Milan membawa hasil buruk tidak pernah menang. Apalagi dalam pertandingan terakhir melawan Bologna, Inter Milan harus takluk kepada tim yang menghuni peringkat 18 itu, yang notabene zona degradasi.
Catatan meyakinkan justru datang dari Parma. Tim asuhan Roberto D'Aversa datang bertanding dengan rasa percaya diri yang cukup tinggi. Dalam pertandingan terakhir saat bertandang ke markas Juventus, Parma berhasil mencuri satu poin usai menahan imbang pemuncak klasmen Serie A dengan skor 3-3.
Roberto D'Aversa mengatakan, bertekad membuat Inter Milan kembali menelan kekalahan dalam laga kandang mereka. Seperti diketahui dalam laga sebelumnya Inter dikalahkan Bologna melalui gol yang dicetak Santander.
"Kami akan menghadapi tim Inter yang kebanggaannya terluka, tetapi kami seharusnya tidak berpikir bahwa kami akan memainkan pertandingan yang tidak terlalu sulit dari biasanya, karena Inter memiliki potensi yang sangat besar. Terserah kita untuk memastikan bahwa kesulitan Inter berlanjut. Bagaimana kami mengartikan pertandingan akan menjadi kuncinya," ujar D'Aversa seperti dilansir laman klub.
Dia mengaku tak sabar untuk menurunkan skuat terbaik melawan Internazionale. Sebab laga Inter Milan vs Parma ini pasti akan ditunggu oleh para penggemar sepak bola.
“Ini pertandingan yang semua orang ingin mainkan, dan saya telah membaca bahwa akan ada banyak orang. Dukungan mereka akan menjadi penting," ucapnya.
Sementara, Luciano Spalletti mengaku tak ingin lagi kecolongan di partai kandang mereka. Spaletti mencoba bangkit dan siap menampilkan permainan terbaik dalam laga melawan Parma nanti.
“Hal yang terpenting besok adalah kami dapat menampilkan performa yang bisa membuat kami bangkit kembali. Saya mengharapkan tim ini untuk keluar dan berjuang mendapatkan hasil yang bagus, mampu menampilkan beberapa hal yang kami lakukan dengan baik dalam 18 bulan terakhir," katanya.
"Tim bisa memenangkan pertandingan ketika mereka mampu menunjukkan kekuatan mental dan memberikan segalanya. Kami harus menampilkan penampilan yang bagus dalam seluruh aspek pertandingan. Dalam berlari, melakukan tekel atau duel fisik.” imbuhnya jelang laga Inter Milan vs Parma.
(mdk/end)