LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEPAKBOLA

Firman dan Supardi ingin kembali raih hasil manis di GBK

ada cerita dan arti tersendiri saat berlaga di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

2015-10-16 13:27:32
Merdeka Bandung
Advertisement

Bagi beberapa pemain Persib Bandung, ada cerita dan arti tersendiri saat berlaga di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Terlebih untuk pemain yang telah malang-melintang di kompetisi dan turnamen yang ada di Indonesia.

Salah satunya, Supardi Nasir, yang memiliki kenangan manis di GBK saat masih memperkuat Sriwijaya FC beberapa tahun lalu.

"Kalau bicara sejarah, aku terakhir main di situ pas momennya semifinal Copa Indonesia. Itu jadi momen manis, kita menang adu penalti dari Persipura," kata Supardi, Jumat (16/10).

Akhirnya Sriwijaya FC jadi kampiun Copa Indonesia saat itu. Meski begitu, Supardi berharap "tuah" GBK kembali berpihak padanya, terutama untuk tim yang dibelanya kini dalam babak final Piala Presiden 2015, Minggu 18 Oktober.

"Mudah-mudahan kenangan manis itu terulang lagi," ucapnya.

Kenangan manis juga melekat dirasakan oleh playmaker Persib Bandung, Firman Utina. Ia bahkan menyebut GBK bagian dari karirnya, termasuk saat berseragam Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Firman sendiri cukup lama tidak menginjak rumput GBK. Terakhir, ia bermain di sana dalam Piala AFF bersama Timnas.

"Perasaan saya terharu (akan main lagi di GBK). Hampir satu tahun saya tidak menginjakkan kaki di sana. Saya punya memori bagus di situ karena GBK termasuk bagian dari karir saya yang menanjak waktu itu," ungkapnya.

Meski telah meraih gelar juara bersama Persib Bandung dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu, Firman mengaku ingin mendapatkan hasil manis di GBK. Kembali meraih titel juara, menjadi satu-satunya tujuan bersama skuadnya.

"Sekarang kami ingin buat sejarah baru," tegas Firman.

Baca juga:
FPSD UPI gelar Djamoe #5
Kafe 'berhantu' di Bandung ini justru paling banyak pengunjung
Berburu burger enak dan unik di Bandung
Pelukis Jelekong dalam cengkraman tengkulak
Belajar sejarah secara unik dengan komunitas Historia van Bandoeng
Oktober, waktu pas buat lihat ribuan burung di langit Bandung
HP sampai ular dijual untuk modal nonton final Piala Presiden

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.