LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEPAKBOLA

Curhat kiper Australia jadi korban pertama VAR penalti Prancis

Kejadian bermula saat Antoine Griezmann dijatuhkan di kotak penalti. Awalnya wasit Andres Cunha memutuskan meneruskan pertandingan. Tetapi tiba-tiba dia menghentikan bola dan memutuskan untuk melihat rekaman VAR. Setelah beberapa detik menyaksikan video, wasit akhirnya memutuskan untuk memberikan penalti pada Prancis.

2018-06-17 17:12:30
piala dunia 2018
Advertisement

Kiper timnas Australia, Mat Ryan menjadi 'korban' pertama penerapan Video Assistant Referee (VAR) saat timnya dipaksa menyerang 1-2 dari Prancis di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2018 Rusia, Sabtu (16/6) sore WIB.

Kejadian bermula saat Antoine Griezmann dijatuhkan di kotak penalti. Awalnya wasit Andres Cunha memutuskan meneruskan pertandingan. Tetapi tiba-tiba dia menghentikan bola dan memutuskan untuk melihat rekaman VAR.

Setelah beberapa detik menyaksikan video, wasit akhirnya memutuskan untuk memberikan penalti pada Prancis. Griezmann yang menjadi eksekutor pun tanpa ampun menuntaskan tugasnya.

Advertisement

Ryan mengaku merasa dikalahkan oleh teknologi, bukan oleh tim yang lebih baik. Menurutnya Australia bermain sangat baik di laga itu dan dia bangga karenanya.

"Sulit untuk dicerna. Saya merasa dikerjai. Saya merasa seperti kami tidak dikalahkan oleh tim yang lebih baik, kami dikalahkan teknologi," tegas Ryan di tribalfootball.

"Saya tidak ingin menyebabkan kontroversi atau banyak beralasan. Masih terlalu banyak area abu-abu saat ini (di VAR). Tetapi melihat permainan kami, saya sangat bangga dengan tim."

Advertisement

Salah satu yang disoroti Ryan adalah soal waktu menggunakan VAR. Kapan dan insiden seperti apa yang perlu memerlukan VAR. Lalu batasan menggunakan VAR. Menurutnya ini masih belum jelas.

"Anda mendengar bahwa teknologi dihadirkan dengan maksud untuk membantu kesempatan emas pemain tetapi itulah area abu-abu."

"Apakah itu kesempatan emas? Apa yang pasti dan apa yang tidak? Saya kira saya menuntut penjelasan yang lebih baik," tutup dia.

Sumber: Bola.net

Baca juga:
Prediksi Belgia vs Panama: Hazard dkk berpotensi menang meski tidak mudah
Meski berhasil cetak gol, Coutinho akui sulit tembus garis pertahanan Swiss
Wasit Jerman vs Meksiko pernah pimpin enam pertandingan di Liga Indonesia
Takluk dari Meksiko, timnas Jerman bermain sangat buruk
Tak hanya Messi, Ronaldo juga pernah dibuat frustasi kiper Islandia
Tepergok merokok saat nonton Argentina vs Islandia, Maradona minta maaf
Draxler puji Ozil sebagai pemain kunci Jerman

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.