LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Tinggi Risiko, Kemenkes Soroti Masih Banyaknya Persalinan di Rumah

"Persalinan di rumah itu sangat berisiko, kan enggak mungkin bidan datang ke rumah bawa alat untuk persalinan lengkap," kata Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Kirana Pritasari.

2019-05-08 19:05:00
Kehamilan
Advertisement

Salah satu penyebab masih tingginya angka kematian ibu ketika persalinan di Indonesia adalah karena persalinan di rumah. Karena hal ini, Kementerian Kesehatan RI terus mengingatkan kepada para ibu hamil agar melakukan persalinan di puskesmas, rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) lainnya

"Persalinan di rumah itu sangat berisiko, kan enggak mungkin bidan datang ke rumah bawa alat untuk persalinan lengkap," kata Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Kirana Pritasari.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018, ada sekitar 96 persen ibu hamil yang sudah memeriksakan kesehatan ke fasyankes. Namun, hanya 79 persen yang melahirkan di puskesmas atau rumah sakit.

Advertisement

"Berarti kan ini turun. Ada 15 persen yang enggak melahirkan di fasyankes," kata Kirana kepada Liputan6.com di kantornya di Rasuna Said, Kuningan Jakarta.

Pada saat seorang ibu melahirkan di rumah, berisiko tinggi bila mengalami pendarahan atau infeksi yang tidak tertolong. Hal inilah yang membuat Kemenkes mendorong agar para ibu untuk melahirkan di puskesmas maupun rumah sakit.

"Kami sangat menganjutkan agar persalinan di fasyankes. Apalagi sekarang sudah ada JKN yang sagat berguna untuk mendorong masyarakat agar bisa melahirkan di fasyankes," kata Kirana lagi.

Advertisement

Sementara bagi ibu hamil yang rumahnya jauh dari puskesmas bisa menggunakan program yang kini tengah dijalankan oleh Kemenkes, rumah tunggu persalinan. Program tersebut memang untuk mengakomodir ibu hamil jelang persalinan yang jarak tempat tinggalnya jauh dari fasyankes.

"Saat akan melahirkan, dia akan dibawa ke puskesmas terdekat. Lalu, usai melahirkan bisa kembali beberapa waktu ke rumah tunggu. Ini gratis," kata Kirana.

Reporter: Benedikta Desideria
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini Kondisi bagi Ibu Hamil agar Tetap Boleh Berpuasa di Bulan Ramadan
Operasi Penurunan Berat Badan Bisa Sebabkan Masalah pada Kehamilan Wanita Kelak
Saat Sedang Hamil, Waspadai Pijatan pada Sejumlah Titik Ini
Ini Hal yang Patut Kamu Ketahui Ketika Terbang Saat Hamil
7 Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan Ibu Hamil Agar Tetap Sehat Bekerja
Ini Hal yang Penting Kamu Ketahui Agar Tidak Alami Obesitas Ketika dan Usai Kehamilan
Bebas Gluten Selama Kehamilan Bisa Buat Anak yang Dikandung Terlindung dari Diabetes

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.