Ternyata, orang juga bisa kecanduan makanan!
Beberapa jenis makanan seperti roti dan kentang diketahui bisa memicu seseorang untuk makan lebih banyak.
Selama ini, istilah kecanduan makanan tampaknya hanya kiasan yang hampir mendekati mitos. Namun ternyata sebuah penelitian mengungkapkan bahwa manusia benar-benar bisa terkena kecanduan makanan. Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan pemindaian otak.
Penelitian ini menjadi dukungan dan memperkuat anggapan bahwa istilah 'kecanduan makanan' benar-benar bisa terjadi. Mereka juga menemukan bahwa beberapa makanan seperti roti dan kentang bahkan memicu keinginan untuk makan lebih banyak.
Para ilmuwan menggunakan pemindaian MRI untuk mengamati aktivitas otak dari 12 pria yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. MRI dilakukan empat jam setelah mereka makan. Tak hanya memindai otak, peneliti juga mengukur tingkat gula darah dan rasa lapar.
Dua kelompok pria diminta minum dua milkshake dengan jumlah kalori, rasa, dan gula yang sama. Perbedaannya adalah satu milkshake mengandung karbohidrat dengan glycemix index tinggi, sedangkan lainnya menggunakan karbohidrat dengan glicemic index rendah.
Hasilnya, peneliti menemukan bahwa mengonsumsi karbohidrat pada makanan olahan bisa menyebabkan rasa lapar berlebihan dan merangsang bagian otak untuk memicu 'kecanduan'. Hal ini menyebabkan manusia cepat lapar dan ingin makan lebih banyak. Penemuan ini tentu berguna bagi mereka yang sedang ingin berdiet.
"Membatas konsumsi karbohidrat dengan glycemic index tinggi seperti roti putih, atau kentang bisa membantu mengurangi rasa ketagihan dan menjaga agar orang tak makan terlalu banyak," ungkap ketua peneliti Dr David Ludwig, seperti dilansir oleh US News (26/06).
Peneliti juga berharap agar hasil ini bisa bermanfaat untuk mengurangi kecanduan makanan serta membantu seseorang untuk berdiet.
(mdk/kun)