LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Telinga wanita ini 'hancur' akibat gigitan laba-laba

Racun laba-laba tersebut menghancurkan kulit, sel lemak, dan tulang rawan telinga.

2013-11-18 12:40:00
Kesehatan Telinga
Advertisement

Jangan bayangkan kalian akan berubah menjadi spiderman jika digigit oleh laba-laba. Itu hanya bisa terjadi di film. Di dunia nyata, gigitan laba-laba bisa berakibat fatal. Seperti yang dialami oleh wanita berusia 22 tahun ini.

Wanita tersebut tak sadar bahwa telinganya telah digigit oleh laba-laba ketika berlibur ke Italia. Parahnya lagi, racun dari gigitan laba-laba berjenis mediterranean recluse itu membuat satu telinganya 'meleleh' dan menghitam.

Sebelumnya, dia mengira itu gigitan biasa. Namun kemudian wajahnya membengkak dan telinganya terasa sangat sakit. Dia memeriksakan diri ke dokter, namun tak merasakan perubahan. Akhirnya ketika pulang ke Belanda, dia mengetahui keadaan telinganya sudah semakin parah. Sebagian telinganya berubah hitam, tanda bahwa kulit dan sel telinganya sudah mati.

Advertisement


Bagian telinga yang menghitam dan tulang rawan yang hancur

Mediterranean recluse adalah jenis laba-laba dengan racun yang berbahaya. Racunnya bisa merusak kulit, sel, serta lemak yang ada di dalamnya. Kasus yang dialami wanita Belanda ini adalah kasus pertama yang menunjukkan bahwa racun laba-laba mediterranean recluse bisa menghancurkan tulang rawan pada telinga. Racun laba-laba ini juga cukup rumit sehingga sulit untuk diobati.

Dr Marieke Van Wijk, seorang ahli bedah plastik dari Belanda yang merawat wanita tersebut menghilangkan sel dan jaringan telinga yang sudah mati serta membuat tulang rawan baru untuk telinga wanita tersebut. Tulang rawan untuk telinga diambil dari tulang rusuk wanita tersebut, seperti dilansir oleh Live Science (15/11).

Advertisement

Laba-laba recluse sebenarnya tak sering menggigit orang. Hanya jika ketika orang tersebut tak sengaja akan menindihnya atau terlalu dekat. Meski akibat dari gigitan laba-laba recluse pada kasus ini cukup mengerikan, namun Van Wijk menegaskan bahwa laba-laba tersebut secara umum tak terlalu berbahaya. Namun ada kasus-kasus tertentu ketika gigitan laba-laba recluse bisa berakibat fatal seperti kasus ini.

(mdk/kun)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.