LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Tak selamanya mengurangi konsumsi garam bermanfaat untuk kesehatan, ini buktinya

Sebab mengurangi konsumsi garam bisa menyebabkan penurunan fungsi saraf, hiponatremia, atau gerakan otot yang melemah.

2018-03-02 17:23:00
Kesehatan
Advertisement

Seperti yang kamu ketahui bahwa konsumsi garam berlebih bisa mengakibatkan penyakit jantung dan ginjal. Garam yang berlebih juga akan menyebabkan retensi cairan yang berujung pada kegemukan. Sehingga kamu pun harus diet garam.

Namun, penelitian yang dilansir dari thehealthsite.com mengatakan bahwa ternyata tak semua orang cocok untuk diet garam sebab bisa menimbulkan bahaya berikut ini.

Penurunan fungsi saraf
Sistem saraf membutuhkan sodium untuk berfungsi dengan baik. Sehingga pengurangan garam bisa mempengaruhi fungsi saraf. Kamu bisa mengalami kejang, disorientasi, bahkan mengalami koma karena kekurangan natrium.

Advertisement

Gerakan otot melemah
Hilangnya kontrol terhadap gerakan otot adalah efek samping lain dari sedikitnya garam dalam tubuh. Alhasil, kamu bisa mengalami kram, bengkak, atau bahkan lemah otot.

Hiponatremia
Sodium atau garam sangatlah penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit. Mengurangi asupan garam bisa membuatmu mengalami kondisi yang disebut dengan hiponatremia. Hiponatremia bisa menyebabkan mual, kelelahan, kehilangan nafsu makan, muntah, dan bahkan kejang.

Kolesterol
Hal ini mungkin mengejutkan. Sebab pengurangan asupan garam akan meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh hampir 4,6%. Sehingga akan terjadi timbunan lemak dalam darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Advertisement

Edema serebral
Edema serebral yang merupakan pembengkakan otak di dalam tengkorak adalah salah satu efek samping dari pengurangan konsumsi garam. Bengkak ini bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di otak.

Baca juga:
10 Alasan untuk tak mengonsumsi buah bit secara berlebih
5 Bukti bahwa sebatang rokok mampu rusak kesehatan otakmu
Apakah beda bakteri probiotik dan bakteri prebiotik?
Ini dia beda serangan jantung, gagal jantung, dan henti jantung
10 Hal pemicu serangan jantung yang tak pernah disadari wanita

(mdk/feb)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.