LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Studi Buktikan Bahwa Orang yang Sedikit Tahu suka Banyak Komentar

Dilansir dari New York Post, menurut penelitian terbaru diketahui bahwa orang yang banyak bicara cenderung lebih sedikit tahu namun merasa lebih banyak tahu. Hal itu diketahui berdasar polling dari Pew Research Center dan diterbitkan di jurnal Nature.

2019-01-23 16:14:00
Kesehatan Mental
Advertisement

Tong kosong nyaring bunyinya merupakan salah satu ungkapan yang banyak digunakan di Indonesia. Berdasar sebuah penelitian tersebut, dijelaskan bahwa hal ini memang benar-benar terbukti.

Dilansir dari New York Post, menurut penelitian terbaru diketahui bahwa orang yang banyak bicara cenderung lebih sedikit tahu namun merasa lebih banyak tahu. Hal itu diketahui berdasar polling dari Pew Research Center dan diterbitkan di jurnal Nature.

Penelitian ini sendiri berfokus mengenai makanan yang telah dimodifikasi secara genetik. Makanan ini telah digolongkan aman dimakan dan memiliki sejumlah manfaat pada petani dan prosedur makanan serupa. Bahkan, 88 persen ilmuwan juga mendukung hal ini.

Advertisement

Walau begitu, dalam penelitian ini Pew menemukan hanya 37 persen populasi masyarakat Amerika Serikat yang menggolongkan makanan tersebut aman. Peneliti meminta partisipan untuk memberi peringkat pada pengetahuan mereka tentang masalah ini dan melakukan tes terhadap pengetahuan literasi mereka. Pada penelitian ini, responden yang dites berasal Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman.

Mengejutkannya, orang-orang dengan pengetahuan terbatas cenderung memiliki pendapat yang bertentangan dengan pendapat ahli serta fakta ilmiah yang ada. Peneliti menyebut bahwa orang-orang ini menderita sebuah gejala yang bernama 'illusion of knowledge'.

walaupun pendapat ekstrem dari orang-orang ini berangkat dari informasi yang hampir tak ada, namun mereka percaya bahwa mereka mengetahui hal-hal ini secara baik. Penelitian menyebut bahwa mereka memiliki pendapat yang jauh bertentangan dengan hasil penelitian.

Advertisement

Sebelumnya, topik mengenai hal seperti ini juga tengah hangat diperbincangkan dengan keluarnya buku The Death of Expertise atau Matinya Kepakaran dari penulis Tom Nicholls. Buku ini membahas besarnya keinginan orang-orang untuk mengomentari hal yang sesungguhnya mereka tidak ketahui.

Jadi, kamu sudah tahu kan mengapa banyak orang yang suka sangat berisik ketika berada di media sosial?

Baca juga:
Kecanduan Game Ditetapkan Sebagai Penyakit, Industri Desak WHO untuk Diskusi
Masalah Gigi dan Mulut yang Mungkin Muncul Akibat Stres
Perilaku Selfie di Lokasi Bencana Alam Jadi Tanda Adanya Masalah Psikologis
Kebiasaan Makan Banyak Ketika Kesal dan Bagaimana Cara Mengatasinya
Media Sosial Bisa Timbulkan Efek Serupa dengan Narkoba
Alami Bullying pada Usia Kecil Bisa Buat Perkembangan Otak Terhambat

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.