LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Sering alami pirosis tingkatkan risiko kanker tenggorokan

Orang yang sering mengalami pirosis atau rasa panas pada bagian dada berisiko lebih tinggi terkena kanker tenggorokan.

2013-05-24 13:04:00
Penyebab kanker
Advertisement

Orang yang sering mengalami pirosis atau heartburn berkemungkinan memiliki risiko kanker tenggorokan dan pita suara yang lebih tinggi, bahkan jika mereka tidak merokok atau minum alkohol, ungkap penelitian terbaru.

Pirosis atau heartburn adalah rasa panas yang seringkali dirasakan di daerah perut, dada, dan bisa terus menjalar hingga ke leher. Uniknya, beberapa jenis antacid seperti Prilosec, Nexium, dan Prevacid diketahui bisa mencegah kanker jenis ini.

"Terdapat beberapa kontroversi mengenai apakah heartburn berkaitan dengan risiko kanker laring atau faring. Kami menemukan bahwa heartburn memang bisa meningkatkan risiko kanker tenggorokan. Terdapat setidaknya peningkatan 78 persen terkait kanker pada orang yang sering mengalami heartburn parah," ungkap ketua peneliti Scott Langevin dari Brown University di Providence, R.I.

Advertisement

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mereka membandingkan 600 pasien dengan kanker tenggorokan dan pita suara dengan lebih dari 1.300 orang tanpa sejarah memiliki kanker. Semua pasien ditanya mengenai heartburn yang mereka alami, kebiasaan merokok dan minum alkohol, serta sejarah keluarga terkena kanker.

Sebagai tambahan, karena kanker leher dan kepala biasanya disebabkan oleh HPV (human papillomavirus) peneliti menguji semua partisipan dengan antigen virus tersebut.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa partisipan yang bukan perokok berat dan bukan peminum alkohol, namun sering mengalami heartburn memiliki peningkatan risiko kanker tenggorokan hingga 78 persen, seperti dilansir oleh US News (23/05).

Advertisement

Peneliti juga menemukan bahwa dengan mengonsumsi antacid, risiko terkena kanker bisa menurun hingga 41 persen. Meski begitu peneliti belum mengetahui kinerja antacid dalam mencegah dan menurunkan risiko kanker tenggorokan. Mereka berpendapat bahwa penelitian lebih lanjut harus dilakukan mengenai efek antacid terhadap kanker tenggorokan.

(mdk/kun)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.