LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Selain Membahayakan Paru-Paru, Rokok Juga Menyimpan Segudang Bahaya untuk Mata

Merokok diketahui memiliki segudang dampak buruk pada tubuh seperti kanker, impotensi, dan berbagai hal lainnya. Namun ternyata selain berbagai hal tersebut, merokok juga diketahui bisa membahayakan kesehatan mata.

2019-04-09 16:07:00
Kesehatan Mata
Advertisement

Merokok diketahui memiliki segudang dampak buruk pada tubuh seperti kanker, impotensi, dan berbagai hal lainnya. Namun ternyata selain berbagai hal tersebut, merokok juga diketahui bisa membahayakan kesehatan mata.

“Dari sisi mata luar, asap rokok mengiritasi permukaan bola mata dan mengganggu lapisan air mata,” kata dokter spesialis mata RS Cipto Mangunkusumo Jakarta Gitalisa Andayani.

“Zat-zat racun yang terkandung dalam rokok dapat menimbulkan masalah serius. Terlebih jika terhirup. Dalam jangka waktu panjang, paparan ini bisa menimbulkan gangguan retina atau gangguan saraf,” lanjutnya saat dihubungi Liputan6.com.

Advertisement

Satu lagi, efek merokok di masa lalu masih bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan mata di masa mendatang. Gita menjelaskan bahwa terdapat sebuah studi yang memperlihatkan bahwa perokok yang telah berhenti tetapi dulu pernah mengisap tembakau sebungkus sehari dapat memiliki gangguan mata di masa tua.

Mengingat bahaya merokok yang begitu besar bagi kesehatan, alangkah bijaknya untuk berhenti merokok. Tubuh jadi lebih sehat dengan tanpa rokok.

Memang di awal berhenti merokok membuat tubuh biasanya lesu dan suasana hati tak nyaman. Hal ini kerap terjadi pada perokok sedang dan berat.

Advertisement

"Itu ada gejala putus nikotin. Hal ini umumnya terjadi pada perokok berat yakni mereka yang sudah merokok sebungkus atau lebih sehari yang sudah merokok bertahun-tahun," kata Klinik Berhenti Merokok RSUP Persahabatan Jakarta, Feni Fitriani Taufik, beberapa saat lalu.

Gejala putus nikotin bisa ditandai dengan lesu, tidak semangat, marah-marah, pusing, bahkan bisa depresi. Gejala tidak nyaman ini terjadi enam jam sesudah berhenti merokok hingga empat minggu kemudian.

Bila sesudah empat minggu berhasil tidak merokok, tubuh akan beradaptasi kembali. Jika masa sulit ini mampu dilalui, kemungkinan berhenti merokok dalam jangka panjang lebih besar.

Reporter: Khairuni Cesario
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Diabetes Ternyata Bukan Penyebab Utama Munculnya Glaukoma
Berlebih Gunakan Obat Tetes Mata Bisa Picu Munculnya Glaukoma
Begini Cara Mencegah Munculnya Glaukoma pada Dirimu
Kondisi Mata Juling Sesungguhnya Bisa Disembuhkan dengan Operasi
Tak Hanya Orang Tua, Bayi Juga Bisa Menderita Glaukoma
Kenali 2 Jenis Glaukoma Beserta Gejala yang Ditunjukkannya
Penderita Katarak Kerap Salah Menduga Masalah Mereka dengan Penyakit Lain



(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.