Selain bikin pintar, bilingual juga berikan 5 manfaat sehat ini
Kemampuan mengerti dua bahasa atau lebih ternyata mampu membuat otak jadi lebih sehat, tingkat kreativitas meningkat, dan kamu terhindar dari risiko demensia.
Di tengah arus globalisasi seperti saat ini, para generasi muda Indonesia pasti memiliki kemampuan bilingual atau mampu berbicara dan memahami bahasa asing selain bahasa Indonesia. Umumnya bahasa Inggris menjadi bahasa asing lain yang wajib untuk dikuasai. Memiliki kemampuan bilingual tidak hanya bisa membuatmu pintar, namun juga akan menyehatkan otot atau syaraf otak. Hasilnya, kamu bisa terhindar dari tanda-tanda kerusakan kognitif yang akan muncul seiring dengan bertambahnya usia. Contohnya adalah penyakit demensia. Tahukah kamu bahwa belajar lebih dari 1 bahasa tidak hanya memberikanmu kemampuan berbahasa namun juga meningkatkan aktivitas otak yang terkait dengan fungsi eksekutif. Fungsi eksekutif merupakan kemampuan mental yang mencakup kemampuan kognitif dan kemampuan untuk memecahkan masalah. Karena sel atau saraf otak terbiasa digunakan untuk berpikir dalam mengolah bahasa, maka terjadi peningkatan kesehatan otak secara keseluruhan. Penyakit yang biasa menyerang otak akan menurun. Dan hal ini bisa membuat otakmu awet muda. Menjadi bilingual atau multibahasa tidak hanya meningkatkan kesadaran metalinguistikmu, namun juga meningkatkan kreativitas. Terjadi peningkatan kemampuan visual spasial dan saraf di otak yang membuatmu jadi orang yang berpikir di luar kotak dan jadi lebih kreatif. Ya, menjadi bilingual juga membawa dampak positif pada kehidupan sosial. Sebabnya kamu jadi menggunakan kemampuan itu untuk menjelajahi negara lain, budaya lain, atau memulai percakapan dengan orang baru. Sehingga tentu saja kemampuanmu dalam bersosialisasi akan meningkat.
Well, selain bisa membuat pintar, kemampuan bilingual ternyata juga membawa dampak positif untuk kesehatan tubuh lho. Mau tahu manfaat sehat dari bilingual? Ini dia jawabannya seperti yang dilansir dari thehealthsite.com.Terhindar dari demensia
Risiko serangan penyakit demensia di usia dini akan berkurang bagi mereka yang berkemampuan bilingual.Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah
Membuat otak awet muda
Meningkatkan kreativitas
Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
Maka, itulah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mempelajari bahasa asing selain bahasa aslimu. Jadi jangan ragu untuk rajin mempelajari bahasa lain.