Pria turunkan gen obesitas pada anak dan cucu
Ayah yang mengalami masalah berat badan berkemungkinan besar mewariskan masalah tersebut pada anak dan cucunya.
Orang tua tak hanya mewariskan harta atau benda berharga tetapi juga gen, baik atau buruk. Seperti halnya gen obesitas yang akan diwariskan ayah pada anak dan cucunya.
Penelitian terbaru mengungkap bahwa ayah yang gemuk dan memiliki masalah dengan berat badan akan mewariskan masalah tersebut pada anak dan cucunya. Peneliti menjelaskan bahwa hal ini berkaitan dengan berat badan sang ayah saat pembuahan berlangsung.
Peneliti menemukan adanya 'sinyal molekul' pada sperma ayah yang mengalami obesitas. Sinyal molekul ini bisa diturunkan pada anak dan menyebabkan masalah berat badan seperti obesitas, serta masalah lain yang berkaitan dengannya, seperti diabetes. Parahnya, gen tersebut tak hanya diturunkan pada anak, tetapi juga berkemungkinan diturunkan pada cucu atau generasi mendatang.
Penurunan gen obesitas ini berlaku baik untuk anak perempuan atau laki-laki. Meski begitu peneliti dari University of Adelaide menjelaskan bahwa anak perempuan lebih berisiko daripada laki-laki. Bahkan jika anak memiliki gaya hidup yang sehat dan makan makanan sehat, mereka masih berisiko akibat adanya gen yang diturunkan oleh ayah mereka.
"Keadaan ayah mengubah molekul dalam sperma. Sperma milik ayah yang obesitas memiliki program yang membuat embrio rentan terhadap obesitas dan penyakit metabolisme ketika mereka tumbuh. Untuk anak perempuan, risikonya bisa lebih tinggi untuk kelebihan berat badan atau obesitas," ungkap ketua peneliti Dr Tod Fullston, seperti dilansir oleh Daily Mail (16/07).
Sementara untuk risiko diabetes, tingkat kemungkinannya sama besar pada anak perempuan dan laki-laki, dan lebih berkemungkinan kecil akan diturunkan pada cucu. Meski begitu, risiko diabetes ini tetap akan diturunkan meski sang ayah tak menunjukkan gejala diabetes.