Perubahan Gaya Hidup Pria Selama 3 Bulan Bisa Langsung Perbaiki Kualitas Sperma
Perubahan gaya hidup yang dijalani pria dapat mengubah secara total kondisi sperma yang dimilikinya. Walau pada setiap hari pria menghasilkan jutaan sperma baru, namun ternyata membutuhkan waktu yang lama untuk matang secara sempurna.
Perubahan gaya hidup yang dijalani pria dapat mengubah secara total kondisi sperma yang dimilikinya. Walau pada setiap hari pria menghasilkan jutaan sperma baru, namun ternyata membutuhkan waktu yang lama untuk matang secara sempurna.
Siklus regenerasi sperma untuk matang butuh waktu sekitar 74 hari. Lama waktu 2,5 bulan hingga 3 bulan untuk matang sepenuhnya.
Sperma terbentuk di dalam testis. Sperma yang matang sempurna juga sangat penting untuk membuahi sel telur. Sperma yang matang sempurna akan mudah mencari jalan menuju ovarium (indung telur), lalu membuahi sel telur.
Usai acara diskusi 'Penanganan Gangguan Kesuburan di Indonesia, Bayi Tabung Pintar dan Terjangkau sebagai Pilihan' dokter Obstetri dan Ginekologi Beeleonie menjelaskan soal produksi sperma baru.
"Setiap tiga bulan sekali, sperma bisa beregenerasi atau istilahnya spermatogenesis secara matang. Kalau pria, misalnya, spermanya rusak karena merokok, asalkan dia mengubah gaya hidupnya. Sperma baru yang sehat bisa dihasilkan matang setiap tiga bulan sekali itu," ungkap Beeleonie di Madame Delima Restaurant, Jakarta.
Beeleonie menyarankan, agar sperma yang dihasilkan matang, sehat dan unggul, pria harus menerapkan gaya hidup sehat.
"Pria harus jalani gaya hidup sehat. Jauhkan merokok dan minum alkohol. Jangan lupa, mengonsumsi makanan yang kaya vitamin (buah-buahan dan sayuran)," tambahnya.
Ada juga hal lainnya yang perlu diperhatikan lainnya. Penggunaan narkoba dan pola makan yang buruk bisa berdampak pada kualitas sperma. Ahli urologi reproduksi SGF dan spesialis kesuburan pria, Cori Tanr ikut mengatakan, konsumsi makanan yang baik, berolahraga secara teratur, dan menjaga berat badan yang sehat dapat membuat sperma sehat.
"Mengkonsumsi alkohol dan kafein secukupnya adalah pilihan bijak," ujar Cori, dilansir dari SGF.
Terlalu banyak paparan suhu panas pada atau dekat buah zakar bisa berbahaya. Jumlah dan kualitas sperma dapat terpengaruh saat pria mandi air panas, berendam di kolam air panas, dan pergi ke sauna (ruang uap).
Cahaya radiasi dari laptop pun memperburuk sperma. Hindari memangku laptop, sebagai gantinya taruh bantal atau buku di bawah laptop.
Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Saat Ini, Pemeriksaan Sperma Bisa Dilakukan Secara Mudah
Ini Alasan Wanita Bekerja Rentan Alami Gangguan Kesuburan
Sperma Keluar Tanpa Rangsangan? Ini Penjelasannya
Sebelum Memilih, Kenali Dulu Perbedaan Bayi Tabung dan Inseminasi
10 Jenis Bercak yang Biasa Ditemui di Celana Dalam dan Artinya bagi Kesehatanmu
Jangan Salah Kaprah, Keputihan Setiap Hari Belum Tentu Tak Wajar
Dokter Spesialis Patologi Ketuk Peserta CFD Deteksi Dini Kanker Serviks