Penyakit ini muncul karena konsumsi makanan berpemanis buatan
Konsumsi pemanis buatan akan mengganggu sistem metabolisme tubuh, bakteri usus, dan nafsu makan sehingga membuat mereka yang memakannya berisiko tinggi terkena penyakit tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau obesitas.
Rasa manis memang menyenangkan. Itulah sebabnya banyak orang yang doyan mengonsumsi kue manis, cokelat, permen, atau minuman manis. Bahkan karena saking sukanya dengan makanan atau minuman manis, rasa gula yang biasa kurang menggigit bagi mereka. Sehingga mereka butuh pemanis buatan.
Selain obesitas atau diabetes, dampak buruk dari konsumsi pemanis buatan adalah gangguan pada sistem metabolisme tubuh, bakteri usus, dan nafsu makan. Dengan demikian mereka yang mengonsumsi pemanis buatan seperti aspartame atau sucralose juga akan berisiko tinggi terkena penyakit tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Penelitian dari University of Manitoba di Kanada yang melibatkan 1.003 orang ini menyimpulkan bahwa mereka yang mengonsumsi pemanis buatan sama sekali tidak menunjukkan penurunan berat badan. Sebaliknya, angka kenaikan berat badan, hipertensi, dan penyakit jantung meninggi.
"Pemanis buatan adalah zat pengganti gula yang memberikan rasa manis seperti gula namun lebih tinggi kalori," terang penelitian ini. "Hal inilah yang membuatmu wajib berhati-hati saat mengonsumsi pemanis buatan. Apalagi zat ini adalah zat tersembunyi di dalam makanan olahan. Kamu bisa mengonsumsinya tanpa sadar dan tahu-tahu muncul gejala penyakit berbahaya."
Baca juga:
Ini bahayanya jika ibu hamil kebanyakan makan nasi putih
8 Buah-buahan yang 'haram' dikonsumsi penderita diabetes
Kayu manis, si rempah-rempah harum pengontrol kadar gula darah
Diabetes, musuh besar kesehatan sperma pria
Tak hanya manis, stevia juga punya 8 manfaat sehat ini