Musim haji sudah dekat, virus MERS semakin mengkhawatirkan
Virus MERS kembali memakan korban di Arab Saudi. Sementara sebentar lagi jutaan umat Islam akan memadati Mekah.
Virus mematikan mirip SARS yang disebut MERS diketahui telah menjangkiti sejumlah negara di Timur Tengah. Virus ini bahkan telah menyebar ke negara lain di Eropa seperti Prancis. Hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan, mengingat musim haji semakin dekat di bulan Oktober nanti.
Pihak berwenang di Arab Saudi mengumumkan bahwa MERS menelan korban lagi. Dua orang meninggal setelah terinfeksi oleh virus ini. Kini jumlah korban meninggal akibat MERS bertambah menjadi 42 orang, sementara jumlah orang yang terinfeksi sebanyak 77 orang.
Kementerian kesehatan di Arab Saudi mengumumkan bahwa dua korban adalah warga Al-Ahsa berusia 75 tahun dan seorang wanita dari Riyadh berusia 63 tahun, seperti dilansir oleh NY Daily News (02/07).
Beberapa korban yang berada di luar Arab saudi diketahui meninggal dan terinfeksi setelah berkunjung ke negara tersebut. Hal ini tentunya sangat berisiko bagi para jamaah haji yang akan melakukan ibadah ke tanah suci. Pemerintah Saudi memperkirakan bahwa sekitar tiga juta umat islam akan memadati Mekah pada musim haji, Oktober mendatang.
"Satu orang dari New York pergi ke Arab Saudi untuk bisnis dan pulang dengan membawa virus itu. Tak ada alasan bahwa orang lain (termasuk jamaah haji) tak bisa mengalaminya," ungkap Mathew Freieman, seorang ahli virus di University of the Maryland School of Medicine, Baltimore.
Dengan angka kematian akibat MERS meningkat hingga 50 persen, lebih tinggi daripada virus SARS, maka sangat beralasan bagi pihak berwenang di Arab Saudi untuk sangat mewaspadai apa yang mungkin terjadi dengan jamaah haji ketika musim haji sudah tiba nanti.
"Kami membutuhkan fakta yang jelas dan mendapatkan saran yang benar untuk semua negara yang akan mengirim warganya ke Mekah, melakukan haji. Ini adalah hal yang sangat mendesak," ungkap Margaret Chan, dari WHO.
Sejauh ini peneliti masih tak mengetahui dengan jelas bagaimana virus MERS bisa menular dan menginfeksi orang lain. Sejauh ini diperkirakan MERS berasal dari kelelawar dan menular pada manusia.
Hal yang cukup melegakan adalah sejauh ini tak ada laporan mengenai virus MERS yang menjangkiti sekitar 4,5 juta orang yang melakukan umroh di Mekah. Meski begitu, kementerian kesehatan Arab saudi berusaha membuat rencana untuk melakukan pencegahan dan mengawasi kesehatan serta keselamatan umat islam yang melakukan umroh.
(mdk/kun)