Mengejutkan! Jantung pria dan wanita menua dengan cara yang berbeda
Penelitian terbaru menunjukkan jantung pria dan wanita menua dengan cara yang berbeda. Temukan perbedaannya di sini!
Pria dn wanita memang memiliki banyak perbedaan. Tetapi, analisis yang baru saja ditemukan menunjukkan bahwa perbedaan antara wanita dan pria ini meluas sampai pada jantung mereka. Perbedaan jantung antara wanita dan pria terlihat jelas setelah para peneliti mempelajari 3000 jantung orang dewasa selama 10 tahun.
Pada akhir penelitian yang diterbitkan pada jurnal radiologi tanggal 20 Oktober 2015, para peneliti menemukan bahwa jantung wanita dan pria tumbuh dengan cara yang berbeda dari waktu ke waktu.
Studi menfokuskan penelitian pada ventikel kiri jantung. Bagian jantung ini berfungsi untuk memompa darah beroksigen dari jantung ke dalam tubuh. Seiring dengan bertambahnya usia, kapasitas ventikel kiri menurun. Tetapi, para peneliti menemukan hal lain yang mengejutkan. Mereka menemukan penurunan ini terjadi secara berbeda sesuai dengan jenis kelamin. Pada pria, otot jantung sekitar ventikel kiri tumbuh lebih besar dan semakin tebal seiring dengan pertambahan usia. Sedangkan pada wanita, otot tersebut mempertahankan ukurannya atau cenderung semakin kecil.
Sebuah perbedaan yang menarik, karena penemuan ini dapat membantu para ahli medis untuk menentukan terapi yang tepat bagi para penderita penyakit jantung. Dr. João Lima seorang profesor kedokteran dan ilmu radiologi di John Hopkins University School of Medicine, Baltimore mengatakan bahwa hasil demonstrasi utama dari konsep tersebut adalah penyakit jantung mungkin memiliki patofisiologis yang berbeda berdasarkan pada jenis kelamin. Penemuan ini sangat penting untuk menentukan kebutuhan perawatan jantung yang berbeda berdasarkan pada perbedaaan biologis tersebut.
Penelitian ini adalah penelitian jangka panjang yang dilakukan oleh scan MRI untuk mengamati struktur ventikel kiri beserta fungsinya dari waktu ke waktu. Peneliti lain telah meneliti jantung manusia dengan menggunakan scan ultrasound. Tetapi scan MRI menunjukkan hasil yang lebih rinci.
Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 2.935 orang dewasa yang berusia 45-84 tahun. Saat mereka terdaftar dalam penelitian ini, tidak ada satupun dari mereka yang mengalami gangguan kardiovaskular. Para peneliti melakukan scan MRI pada awal dan akhir penelitian. Dari hasil scan, para peneliti menilai ukuran dan berat jantung para peserta tersebut.
Perbedaan jantung wanita dan pria ditemukan setelah para peneliti mengontrol berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, kadar rokok, dan olahraga. Perbedaan jantung wanita dan pria yang ditunjukkan jantung mereka berkembang dengan cara yang berbeda. Temuan ini bisa membantu para dokter untuk mengembangkan sistem pengobatan.
Misalnya, ahli jantung biasanya meresepkan obat yang mengurangi ketebalan jantung pada pasien gagal jantung. Tetapi, pengobatan ini mungkin tidak menguntungkan bagi wanita dengan penyakit yang sama. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian jangka panjang yang diberi nama the Multi-Ethnic Study of Atherosclerosis (MESA).
Baca juga:
Mengherankan!Sudoku sebabkan pria ini alami kejang
Pengobatan tradisional Cina meraih Nobel Kedokteran 2015
Ini 5 kebiasaan makan yang bisa buat kamu panjang umur
5 Tips memilih makanan yang tepat setelah olahraga
Hati-hati! Kanker kulit mengincar kamu dengan tahi lalat di lengan