LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Mencari Pertolongan Merupakan Cara Terbaik dalam Atasi Masalah Kesehatan Jiwa

Spesialis Kedokteran Jiwa Omni Hospital Alam Sutera, dr Andri SpKJ mengingatkan para kaum muda untuk cepat-cepat mencari pertolongan apabila mengalami suatu gejala depresi. Jangan tahu-tahu menulis status ingin bunuh diri, yang responsnya tak semuanya bagus.

2020-04-16 17:00:00
Kesehatan Mental
Advertisement

Masalah kesehatan jiwa merupakan hal yang perlu dianggap serius. Pada seseorang yang mengalami masalah ini, mencari pertolongan secara tepat lebih baik dibandig berkoar-koar mencari perhatian.

Spesialis Kedokteran Jiwa Omni Hospital Alam Sutera, dr Andri SpKJ mengingatkan para kaum muda untuk cepat-cepat mencari pertolongan apabila mengalami suatu gejala depresi. Jangan tahu-tahu menulis status ingin bunuh diri, yang responsnya tak semuanya bagus. Sebab, bakal ada yang beranggapan, menulis sebuah kicauain ingin bunuh diri adalah upaya cari perhatian semata.

"Kalau kita ingin mencoba mencari pertolongan, itu akan lebih baik," kata Andri.

Advertisement

"Ada memang orang-orang yang mencoba mencari perhatian dari lingkungannya, bisa dapat atau enggak," Andri menambahkan.

Tidak Salah Menuliskan Keinginan untuk Bunuh Diri

Menurut pria yang aktif berbagi informasi seputar kesehatan jiwa di Twitter dengan akun @MbahNdi, tidak salah jika ada yang menuliskan keinginan bunuh dirinya di media sosial. Ya, karena tidak semua orang mampu untuk bicara langsung.

Advertisement

"Yang paling penting sikap kita. Kita yang saat ini baru belajar menghadapi situasi-situasi seperti ini, ada baiknya memberikan respons yang positif, respons yang rasional," katanya.

Positif dan rasional ini, lanjut Andri, mengarahkannya untuk mencari pertolongan yang lebih benar. Bukan malah ngomong 'mati aja lu', yang malah bisa membuatnya drop dan keinginannya buat bunuh diri semakin menjadi-jadi.

"Kayak saya. Saya sebagai dokter jiwa di-mention salah satu followers saya di Twitter, bilangnya, misalnya 'Dok, saya ingin bunuh diri, nih'. Saya kan juga punya keterbatasan. Saya juga punya ketidakmampuan," katanya.

"Saya cuma bisa bilang 'Silakan ke psikiater terdekat atau rumah sakit terdekat'. Atau coba sarankan untuk menghubungi temannya. Karena kita tidak bisa menjawabnya langsung," katanya.

Reporter: Aditya Eka Prawira
Sumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.