7 Fakta unik tentang orgasme palsu
Ada banyak hal yang bisa diungkap dari orgasme palsu. Apa saja? Temukan di sini!
Orgasme adalah salah satu klimaks yang ingin dicapai oleh pasangan ketika bercinta. Namun tak jarang salah satu pasangan, baik pria maupun wanita, memalsukan orgasme ketika melakukan hubungan seksual. Ketika bicara tentang siapa yang paling sering memalsukan orgasme, pikiran Anda mungkin tertuju pada para wanita. Faktanya, sebuah penelitian mengungkap bahwa pria yang pernah bercerai justru cenderung lebih sering memalsukan orgasme. Penelitian yang dilakukan oleh DatingAdvice.com pada 1080 pria ini menemukan bahwa pria yang bercerai lebih mudah memalsukan orgasme karena mereka takut terlibat dalam keintiman emosional. Tampaknya hal ini juga dipengaruhi oleh rasa trauma setelah bercerai. Saat ini penelitian mengungkap bahwa semakin banyak wanita yang memalsukan orgasme. Sebuah penelitian pada 70 wanita berusia 18 - 48 tahun mengungkap bahwa sekitar 80 persen wanita pernah memalsukan orgasme setidaknya sekali. Sekitar 25 persen mengaku memalsukan erangan mereka ketika bercinta sementara 90 persen berbohong tentang merasakan klimaks. Penelitian mengungkap bahwa wanita memalsukan orgasme untuk menjaga perasaan pasangan mereka. Biasanya mereka memalsukan erangan agar pria lebih mudah mencapai klimaks. Jadi sebenarnya wanita berusaha meningkatkan kepercayaan diri pria dan memalsukan orgasme demi kebaikan pasangan mereka. Meski begitu, ini tak mengubah fakta bahwa mereka tak merasakan orgasme dan hanya memalsukannya. Tak hanya pria yang menggunakan orgasme palsu sebagai tameng terhadap keintiman. Dalam penelitian lain diketahui juga bahwa wanita yang suka memalsukan orgasme sebenarnya memiliki kecemasan terhadap keintiman yang dirasakannya bersama pasangan. Penelitian ini mengungkap bahwa seseorang yang suka memalsukan orgasme sebenarnya membentengi diri mereka dari keintiman dan berusaha membuat pasangan tetap dalam jarak yang jauh. Namun penelitian lain juga mengungkap bahwa ada alasan lain yang membuat wanita sering memalsukan orgasme. Wanita memalsukan orgasme agar pasangan mereka semakin dekat dan menjaga komitmen mereka. Sebuah penelitian terhadap 453 wanita yang memiliki pasangan mengungkap bahwa memalsukan orgasme adalah salah satu cara yang digunakan oleh wanita untuk membuat pasangan mereka tetap berkomitmen dan agar mereka tak berselingkuh. Ironisnya, sebuah penelitian terbaru justru mengungkap bahwa wanita yang lebih suka memalsukan orgasme sebenarnya juga paling berpotensi untuk selingkuh. Penelitian ini menemukan bahwa baik pria maupun wanita yang mudah memalsukan orgasme lebih berkemungkinan untuk tidak setia. Jadi jangan senang dulu ketika pasangan memalsukan orgasme, meski itu untuk kebaikan Anda. Namun jangan keburu kecewa dengan orgasme palsu. Orgasme palsu tak selalu pertanda buruk. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Temple University pada 366 wanita berusia 18 - 36 tahun mengungkap bahwa memalsukan orgasme bisa meningkatkan kepuasan seksual. Baca juga:
Hal yang tak banyak diketahui orang adalah bahwa orgasme palsu bisa mengungkap banyak hal tentang diri seseorang atau justru hubungan pasangan tersebut. Berikut adalah beberapa fakta unik yang bisa diketahui melalui orgasme palsu, seperti dilansir oleh Your Tango.Yang paling sering memalsukan orgasme
Lebih banyak wanita palsukan orgasme
Kenapa memalsukan orgasme?
Takut keintiman
Alasan wanita palsukan orgasme
Memalsukan orgasme = suka selingkuh?
Orgasme palsu tak selalu buruk
Itulah beberapa fakta unik yang bisa diketahui dari orgasme palsu. Apakah Anda termasuk orang yang suka memalsukan orgasme saat bercinta dengan pasangan?
Wanita yang pintar memalsukan orgasme lebih rentan selingkuh!
Lakukan 'kencan satu malam' bikin wanita sulit orgasme
10 Fakta menarik tentang orgasme!
Tak cuma nikmat, orgasme juga bikin pria panjang umur!
Beda orgasme wanita dan orgasme pria