Lakukan kolonoskopi tingkatkan kemungkinan hidup pasien kanker
Pasien kanker yang melakukan kolonoskopi diketahui memiliki kemungkinan hidup lebih lama.
Melakukan kolonoskopi memang hal yang dianjurkan bagi pasien yang memiliki kanker usus. Siapa sangka bahwa prosedur ini ternyata juga bisa memberikan harapan hidup yang lebih tinggi bagi para pasien yang memiliki kanker.
Kolonoskopi adalah prosedur kesehatan yang dilakukan dengan memeriksa saluran usus besar menggunakan peralatan canggih berupa lensa serat optik yang sangat lentur. Kolonoskopi dilakukan untuk memeriksa saluran usus besar mulai anus, rectum, sigmoid, hingga seterusnya.
Penelitian terbaru yang dilakukan pada 1.100 pasien menemukan bahwa mereka yang diperiksa menggunakan kolonoskopi memiliki kemungkinan hidup lebih tinggi dan seringkali diketahui memiliki kanker dalam stadium awal yang masih bisa disembuhkan.
Sebaliknya, pasien kanker usus besar yang mengetahui penyakitnya tak melalui kolonoskopi diketahui berkemungkinan tiga kali lebih tinggi memiliki tumor yang ganas dan sudah terlanjur menyebar ke bagian tubuh yang lain. Tak hanya itu, pasien yang tak melakukan prosedur kolonoskopi juga diketahui memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.
"Melakukan kolonoskopi adalah prosedur penting yang mempengaruhi kemungkinan hidup pada pasien kanker, serta membantu meningkatkan kualitas kehidupan, serta menurunkan biaya perawatan," ungkap ketua peneliti Ramzi Amri dari Massachusetts General Hospital, seperti dilansir oleh US News (19/06).
Hal ini kemungkinan besar karena melalui kolonoskopi, kanker usus bisa segera dideteksi dan dirawat. Untuk itu kebanyakan pasien yang melakukan kolonoskopi bisa segera diketahui dan dirawat selagi kanker masih dalam stadium awal. Ini juga yang menyebabkan pasien yang melakukan kolonoskopi memiliki kemungkinan lebih besar untuk tetap hidup.