LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Ini Penyebab Janin Tetap Kecil Kendati Ibu Sudah Banyak Makan

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Ulul Albab mengatakan selain faktor asupan gizi, ada beberapa faktor yang memengaruhi berat janin yakni kesehatan ibu, ari-ari, dan janin.

2019-11-30 08:00:00
Kehamilan
Advertisement

Salah satu hal yang menjadi perhatian ibu hamil adalah kondisi kesehatan janin yang dikandungnya. Setiap ibu pasti berharap agar janin yang mereka kandung bisa tumbuh dan berkembang secara normal.

Walau begitu, pada beberapa kondisi, kadang janin yang dikandung tidak tumbuh seperti yang diharapkan walau sang ibu sudah makan banyak. Hal ini tentu saja membuat ibu menjadi kelabakan.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Ulul Albab mengatakan selain faktor asupan gizi, ada beberapa faktor yang memengaruhi berat janin yakni kesehatan ibu, ari-ari, dan janin.

Advertisement

"Kalau gizi sudah dipenuhi tapi berat bayi cenderung kecil, maka kita harus mencari faktor lain, ada masalah enggak. Jadi, ada faktor ibu, ari-ari dan juga bayi," kata Ulul.

Pada ibu hamil yang merupakan pasien hipertensi seringkali janin kecil. Berbeda halnya bila ibu dengan kadar gula darah tinggi, hal itu juga bisa membuat bobot janin lebih besar dari ukuran seharusnya. "Metabolisme gula di tubuh ibu tidak bagus, maka membuat bayi tadi jadi besar," kata Ulul.

Advertisement

Cek Kondiri Ari-Ari

Perlu juga di cek kondisi ari-ari sebagai organ yang mengirimkan oksigen dan nutrisi bagi janin. Jika, ada masalah bisa saja membuat asupan yang dibutuhkan membuat berat janin tidak sesuai dengan seharusnya.

Perlu juga mengecek ada tidaknya permasalah pada janin. Jika janin mengalami permasalahan di ginjalnya hal itu bisa membuat berat badannya lebih rendah dari seharusnya.

"Jadi, pada prinsipnya kalau tidak ada masalah pada bayi, ari-ari, dan ibunya, begitu nutrisinya cukup maka akan menimbulkan efek positif pada bayi," tandas Ulul.

Reporter: Benedikta Desideria
Sumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.