LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Ini Buah dan Sayur yang Harus Dihindari Penderita Masalah Pencernaan ketika Berpuasa

Raissa E Djuanda, Dokter Spesialis Gizi Rumah Sakit Pondok Indah imbau penderita masalah pencernaan untuk tidak mengonsumsi makanan pedas dan asam untuk berbuka dan sahur.

2020-05-03 08:00:00
Fakta kesehatan
Advertisement

Selama ini, buah dan sayur dianggap merupakan makanan yang paling tepat untuk dikonsumsi pada saat puasa Ramadan. Walau begitu, terdapat pengecualian beberapa jenis buah dan sayur terutama bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan.

Dilansir dari Antara, Raissa E Djuanda, Dokter Spesialis Gizi Rumah Sakit Pondok Indah imbau penderita masalah pencernaan untuk tidak mengonsumsi makanan pedas dan asam untuk berbuka dan sahur.

"Hindari makanan merangsang asam lambung misalnya makanan terlalu asam, pedas, berbumbu tajam, dan sayuran yang mudah menyebabkan lambung bergas seperti kol," ujarnya.

Advertisement

Walau buah-buahan cukup disarankan untuk dikonsumsi ketika berpuasa, namun Raissa mengingatkan bahwa terdapat jenis tertentu yang sebaiknya dihindari.

"Buah-buahan yang dikeringkan, manisan, atau asinan buah. Makanan-makanan tersebut dapat mudah merangsang lambung," terangnya.

Selain makanan, terdapat juga minuman yang perlu dihindari untuk dikonsumsi. Minuman tersebut adalah minuman soda dan alkohol.

Advertisement

Senada dengan Raissa, pakar kesehatan Prof. Madya Dr Raja Affendi juga tidak menyarankan penderita gangguan lambung untuk memakan buah-buahan asam dan produk berbasis tomat. Menurutnya, secara teknis tomat mengandung banyak asam.

Makanan lainnya yang perlu dihindari adalah makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat.

Minuman mengandung kafein seperti teh dan kopi juga tidak baik karena bisa mengeluarkan lebih banyak urin. Hal ini dapat membawa garam mineral berharga yang dibutuhkan selama puasa.

Saat puasa di tengah pandemi COVID-19, Raissa menyarankan untuk konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Pemenuhan protein harian bisa didapat dari konsumsi telur dan susu. Asupan omega tiga, asam lemak esensial juga perlu dipenuhi dan bisa didapat dari teri basah, ikan salmon, tuna, sarden, dan lele.

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.