Ingin pesan burger untuk makan siang? Pikir 2 kali!
Pikirkan terlebih dahulu hal ini sebelum makan burger
Burger atau hamburger adalah salah satu jenis dari makanan cepat saji yang familiar. Rasanya yang enak dari campuran patty, selada, serta bermacam-macam saus membuatnya disukai oleh banyak kalangan baik tua maupun muda. Bersama dengan kentang goreng, burger menjadi menu makan siang yang mengenyangkan. Sebagian besar perusahaan makanan cepat saji memasukkan amonium sulfat ke dalam burger atau produk roti lainnya sebagai ragi. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat ini dalam waktu yang lama mampu mempengaruhi kesehatan organ internal dan menyebabkan banyak penyakit. Dimetilpolisiloksan adalah senyawa kimia dalam bentuk silikon yang digunakan untuk menggoreng. Zat ini juga membuat minyak goreng tidak berbusa saat digunakan untuk menggoreng. Namun mengonsumsinya dalam waktu yang lama juga membawa dampak buruk bagi kesehatan. Selama ini hal yang Anda ketahui bahwa patty terbuat dari daging giling. Namun hal yang tidak Anda ketahui adalah daging apa saja yang digunakan untuk membuat patty. Bisa jadi daging tersebut adalah campuran dari lemak atau daging yang kualitasnya tidak bagus. Selain itu perusahaan makanan cepat saji juga biasanya menambahkan amonia untuk membunuh bakteri di dalamnya. Butylhydroquinone atau yang disingkat dengan TBHQ adalah bahan kimia yang juga umum digunakan saat mengolah makanan cepat saji. Zat ini dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan cepat saji.
Apakah Anda berpikiran hal yang sama? Jika ya, sebaiknya batalkan niat Anda. Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah alasan kenapa Anda sebaiknya berpikir dua kali sebelum memesan burger.Amonium sulfat
Plastik silly putty
Kandungan berbahaya dalam patty
Butylhydroquinone
Itulah sederetan alasan berbahaya kenapa Anda sebaiknya berpikir berulang kali untuk mengonsumsi makanan cepat saji khususnya burger. Semoga informasi tersebut bermanfaat!