Iklan kocak Pemprov DKI, ajak warga buang sampah pada tempatnya
Meski disajikan dengan cara menghibur, namun pesan yang ingin disampaikan iklan ini cukup mengena!
Seperti diketahui, selama ini kebiasaan membuang sampah pada tempatnya tak selalu dilaksanakan secara tertib oleh masyarakat di Indonesia. Sampah yang menumpuk atau dibuang secara sembarangan di sungai dan gorong-gorong bahkan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, terutama di Jakarta.
Baru-baru ini, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan sebuah iklan pelayanan masyarakat yang berkaitan dengan kebiasaan membuang sampah. Iklan kocak tersebut mengajak masyarakat agar membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Meski adegan-adegan yang ditampilkan cukup menghibur dan bisa mengundang tawa, namun pesan yang ingin disampaikan bisa mengena pada masyarakat.
Setelah diunggah pada tanggal 6 November 2013, sampai artikel ini ditayangkan video tersebut telah dilihat sebanyak 5.200 kali dan mendapat 211 'jempol' dari pengguna YouTube. Banyak pengguna yang juga memberikan tanggapan positif terhadap iklan tersebut. Penasaran dengan iklan tersebut? Tonton videonya, di bawah ini!
Iklan semacam ini tentunya memang diperlukan untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya membuang sampah di tempatnya, serta memilah-milah sampah sesuai jenisnya. Sampah yang dibuang sembarangan tak hanya bisa menyebabkan banjir dan membuat lingkungan menjadi kotor, namun juga bisa menyebabkan penyakit.
Sampah yang dibuang sembarangan bisa menyebarkan bakteri, virus, atau zat patogen lainnya. Apalagi jika virus dan bakteri tersebut sudah tersentuh oleh binatang seperti tikus, burung, atau lalat. Tentunya kemungkinan penyakit untuk menular akan menjadi semakin besar.
Beberapa penyakit yang bisa disebabkan oleh sampah yang bertumpuk dan dibuang sembarangan antara lain diare, kolera, penyakit kulit, dan bahkan penyakit pernapasan dan alergi. Selain itu, ada penyakit berbahaya lainnya yang juga bisa disebabkan oleh tumpukan sampah yang tak dibuang dengan benar, antara lain hepatitis dan tuberkulosis (TBC).
Jadi, biasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya sekarang juga. Hari gini masih buang sampah sembarangan? Malu dong!
(mdk/kun)