Ibu hamil yang terkena diabetes lebih berisiko alami infeksi
Ibu hamil yang memiliki diabetes rentan terkena infeksi mematikan akibat bakteri MRSA.
Wanita hamil yang memiliki penyakit diabetes memiliki risiko terkena infeksi mematikan tiga kali lipat lebih tinggi dibanding wanita hamil yang tak terkena diabetes, ungkap penelitian terbaru. Infeksi mematikan ini disebabkan oleh bakteri MRSA (Methiillin-resistant Staphylococcus aureus).
MRSA merupakan bakteri yang kebal terhadap antibiotik tertentu dan bisa menyebabkan beberapa jenis penyakit termasuk kematian. MRSA terutama sangat rentan menyerang pasien yang dirawat di rumah sakit.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa peningkatan risiko ini berkaitan dengan penyakit diabetes yang diderita oleh ibu hamil. Namun risiko ini tak terjadi pada ibu hamil yang tak memiliki diabetes, ungkap peneliti di University of California, Los Angeles.
"Jika dikombinasikan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan peningkatan risiko infeksi pada orang yang memiliki diabetes, maka wanita dengan diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena MRSA dibanding wanita pada umumnya," ungkap peneliti, seperti dilansir oleh US News (12/07).
Hasil ini didapatkan peneliti setelah menganalisis data lebih dari 3,5 juta wanita di rumah sakit. Mereka menemukan bahwa lima persen ibu mengalami diabetes saat hamil dan satu persen memiliki diabetes sebelum hamil. Terdapat 600 kasus MRSA pada ibu setelah melahirkan. Sumber infeksi yang paling umum adalah kulit, saluran kemih, organ genital, infeksi dari luka, dan infeksi darah.
Meski penelitian ini menemukan hubungan antara wanita hamil yang memiliki diabetes serta risiko infeksi MRSA, namun penelitian ini tak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat.