FLu burung H7N9 'membunuh' dengan cara mengerikan
Virus flu burung H7N9 tak hanya merusak pernapasan, tetapi juga seluruh organ tubuh manusia.
Meski hingga saat ini virus flu burung langka H7N9 tak sampai ke Indonesia, namun perlu diketahui bagaimana penyakit langka ini membunuh korbannya. Virus langka yang telah mengambil nyawa 10 orang ini diketahui bisa 'membunuh' dengan cara yang mengerikan.
Berdasarkan laporan di new york Times, tiga di antara korban yang meninggal mengalami demam tinggi, pneumonia parah, batuk, septic shock (penggandaan bakteri dalam aliran darah yang melepaskan racun-racunnya), kerusakan pada otak, ginjal, dan organ lainnya.
Selain itu, korban juga diketahui mengalami kerusakan parah pada sistem pernapasan. Hal ini menyebabkan kurangnya oksigen yang sampai ke paru-paru dan membuat seseorang susah bernapas. Setelah mendapatkan pengobatan antivirus, dua korban meninggal setelah tujuh hari, sementara korban ketiga meninggal pada hari ke-13, seperti dilansir oleh Newser (12/04).
Walaupun hingga saat ini belum ada bukti bahwa virus langka ini ditularkan dari manusia ke manusia, namun bisa jadi virus H7N9 merupakan tipe virus yang belum bisa ditangkal oleh tubuh manusia dan mamalia,
"Dengan keadaan saat ini, jika virus ini bisa menyebar maka dia akan menyebar dengan sangat cepat. Untungnya sejauh ini virus tersebut terbukti tidak menyebar dari manusia ke manusia," ungkap salah satu ahli dari CDC.
(mdk/kun)