LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Estrogen dan testosteron, 5 manfaatnya selain untuk urusan ranjang

Tak hanya buat urusan ranjang, hormon seks simpan lima manfaat ini buatmu!

2016-03-11 08:03:00
Kesehatan Reproduksi
Advertisement

Hormon, terutama estrogen dan testosteron adalah hormon yang bertanggung jawab untuk kesehatan tulang dan membentuk otot. Lalu sebenarnya apakah hormon ini? Bisa dibilang hormon adalah kurir kimia yang membantu mendapatkan pesan dari satu tubuh ke tubuh yang lain.

Selain itu, hormon juga merupakan kimia untuk keseimbangan emosi karena keseimbangan hormon mampu memengaruhi perasaan kita. Dalam konteks hormon, kamu mungkin telah akrab dengan tiga hormon seks yang utama, yaitu estrogen, testosteron, dan progesteron.

Mungkin, kamu juga telah mengetahui bahwa hormon ini juga memainkan peran penting dalam meningkatkan libido. Hanya saja, mungkin kamu juga belum memahami beberapa manfaat yang ternyata dimiliki oleh hormon tersebut, di luar konteks seksual.

Advertisement

Penasaran? Melansir dari prevention, berikut ini merupakan lima manfaat ketiga hormon tersebut, di luar urusan ranjang.

Mencegah flu

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh para peneliti di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menemukan bahwa estrogen ternyata membantu melindungi tubuh dari virus flu. Kadar estrogen pada umumnya berfluktuasi selama masa premenopause setiap bulannya.

Advertisement

Biasanya , wanita mengalami masa dominan sekitar dua minggu dari siklus menstruasi, tepatnya sebelum masa ovulasi. Pada masa ini wanita lebih terlindungi dari virus flu.

Selain itu, ada kemungkinan pula bahwa wanita yang mengambil jenis alat kontrasepsi tertentu, perawatan kesuburan, atau terapi hormon juga lebih terlindungi dari flu.

Mencegah osteoporosis

Estrogen sangat penting bagi kekuatan tulang. Pasalnya, tulang tidak akan menyerap kalsium secara optimal jika tubuh hanya memiliki sedikit kadar estrogen. Testosteron juga berperan dalam membentuk tulang.

Secara teknis, tulang juga terus melakukan pembentukan diri dan bahkan juga mengalami hambatan tertentu. Saat kamu berusia lebih muda dan memiliki kadar estrogen yang tinggi, hormon ini akan merangsang apa yang disebut dengan aktivitas osteoblastik (pembentukan tulang).

Ketika kadar estrogen dalam tubuh menurun setelah masa menopause, aktivitas osteoklastik (aktivitas pemecahan tulang) akan lebih mendominasi dibandingkan dengan aktivitas osteoblastik. Itulah yang menyebabkan wanita berisiko tinggi mengalami osteoporosis setelah menopause.

Membentuk otot

Testosteron merupakan bantuan besar yang datang jika itu dikaitkan dengan otot. Hormon ini juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit dengan menjaganya tetap tebal, kencang dan tidak mudah memar atau robek. Testosteron adalah hormon yang penting bagi pria.

Jika kamu adalah seorang pria yang cukup mudah membentuk otot, maka kamu harus berterima kasih pada hormon testosteron yang kamu miliki.

Pasalnya, hormon ini meningkatkan metabolisme dan membakar kalori lebih cepat. Pengaruh testosteron ini adalah salah satu alasan yang menyebabkan pria memiliki urusan yang lebih mudah jika itu terkait dengan berat badan.

Meningkatkan suasana hati

Testosteron dikenal sebagai hormon yang mampu meningkatkan dopamin, suatu neurotransmitter yang bisa membuat kamu merasa senang sekaligus meningkatkan fokus.

Pada wanita, kekurangan kadar testosteron membuat mereka mudah menangis karena kurangnya stabilitas suasana hati. Sedangkan wanita dengan kadar testosteron yang tinggi cenderung memiliki rasa suasana hati yang lebih baik dan lebih percaya diri.

Membuat tidur nyenyak

Selain testosteron dan estrogen ada satu lagi hormon dalam tubuh yang disebut dengan progesteron. Hormon ini juga dikenal dengan nama hormon penenang.

Sayangnya, hormon ini mulai menurun pada usia 30-an dan benar-benar menurun pada usia 40-an. Kadar progesteron rendah dapat menyebabkan tidur terganggu pada malam hari.

Tak hanya itu, kekurangan hormon ini dapat menyebabkan rasa cemas, siklus menstruasi tak teratur, dan mengalami pre-menstruasi yang buruk.

(mdk/SRA)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.