Cukupkah Sarapan dengan Sereal untuk Memenuhi Kebutuhan Nutrisi?
"Kalau (sereal) untuk sarapan boleh-boleh saja," kata ahli gizi dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK ditemui Health Liputan6.com .
Pada masyarakat modern saat ini, banyak yang mengubah makanan sarapan mereka menjadi sereal atau roti. Sebagian mencoba mengganti konsumsi nasi di pagi hari dengan buah, sereal, atau roti. Namun benarkah mengganti jenis sarapan ini baik-baik saja?
"Kalau (sereal) untuk sarapan boleh-boleh saja," kata ahli gizi dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK ditemui Health Liputan6.com .
"Tapi tetap harus dikombinasikan dengan protein yang cukup. Misalnya sereal dipadukan dengan susu. Itu boleh saja, atau sereal dengan protein yang lain mau telur, ayam, boleh-boleh saja," ungkap dokter yang disapa Lita itu.
Selain itu, dia juga menggarisbawahi pentingnya asupan nutrisi yang lengkap. Khususnya bagi orang-orang muda yang memiliki jadwal kegiatan sangat padat hingga terkadang, tidak mengenal waktu.
"Karbohidrat merupakan nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi," kata Lita menambahkan.
Dokter Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) itu mengatakan, adanya serat pada bahan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti oat, beras merah, atau gandum, membuat glukosa hasil pencernaan karbohidrat akan dilepaskan secara perlahan. Sehingga, tubuh selalu berenergi.
"Selain itu dapat lebih mengenyangkan dan dalam jangka panjang, lebih sehat untuk tubuh," jelasnya.
Karena itu, bagi Anda yang diet nasi, beberapa makanan yang direkomendasikan Lita di atas bisa menjadi alternatif untuk tetap menjaga nutrisi, sembari tetap aktif dalam berkegiatan.
Tidak hanya itu, beberapa sumber penunjang energi lain seperti vitamin B1, B2, B3, dan B6 serta mineral seperti kalsium dan fosfor juga jangan dilupakan.
"Pemilihan makanan atau minuman selingan yang tepat akan mendukung tubuh kita untuk selalu berenergi, oleh sebab itu pilihlah makanan atau minuman selingan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta vitamin, dan mineral," tandasnya.
Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Makan Malam Lebih Awal atau Tidak Sama Sekali Dapat Membantu Turunkan Berat Badan
Benarkah Mengunyah Es Batu Bisa Bikin Berat Badan Meroket?
Terbongkar! Tidur Setelah Makan Ternyata Tak Bikin Gendut
4 Cara Mudah untuk Mencegah Munculnya Perilaku Makan Berlebih
Tak Hanya Pola Makan, Stres Juga Bisa Sebabkan Lonjakan Berat Badan Secara Luar Biasa
Kebiasaan Makan Banyak Ketika Kesal dan Bagaimana Cara Mengatasinya
Sebelum Makan, Kenali Rasa Lapar Yang kamu Alami, Apakah dari Fisik atau Emosi