LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Bukan Makanan, Ini Godaan Paling Besar yang Bakal Kamu Alami Saat Diet

"Penghambat kebiasaan internal itu adalah seringkali kita bersikap all or nothing. Kalau nggak 100 persen, ya nggak sama sekali. Padahal itu susah dan harus bertahap," ujar Vera Itabiliana, Pakar Psikologi Universitas Indonesia.

2019-03-07 14:13:00
Pola Makan
Advertisement

Banyak godaan yang bakal kamu hadapi ketika mencoba untuk menerapkan pola hidup sehat terutama dari makanan. Namun ternyata, penyebab gagalnya diet bukan hanya godaan makanan yang ada di sekitarmu, tapi beberapa faktor internal dan eksternal.

"Penghambat kebiasaan internal itu adalah seringkali kita bersikap all or nothing. Kalau nggak 100 persen, ya nggak sama sekali. Padahal itu susah dan harus bertahap," ujar Vera Itabiliana, Pakar Psikologi Universitas Indonesia.

Selain sikap 'all or nothing', seseorang kerap menganggap perubahan itu merepotkan.

Advertisement

"Bisa juga karena kita mengabaikan peran lingkungan atau komitmennya kurang. Sedangkan, faktor eksternalnya adalah lingkungannya kurang mendukung," jelasnya .

Jika kamu merasa alasan di atas kurang memuaskan, mungkin faktor inersia yang membuat dietmu gagal.

"Faktor ini yang membuat kita do nothing. Jadi, mekanisme homeostatis yang menjaga keseimbangan metabolisme tubuh, seperti berat badan, jumlah energi serta suhu tubuh jadi terganggu karena perubahan," jelas Alvin Hartanto, Ahli Gizi dan Content Creator.

Advertisement

Secara tidak sadar, tubuh menolak perubahan keseimbangan metabolisme yang diakibatkan berubahnya pola hidupmu.

"Kalau olahraga, metabolismenya akan tinggi. Tapi kalau kerja di depan komputer saja ya metabolismenya rendah," imbuhnya.

Untuk membiasakan diri, kamu membutuhkan komitmen yang kuat. " Menurut pakar, kita butuh 3 sampai 4 minggu untuk adaptasi ke hal baru," kata Alvin.

Alvin juga menganjurkan untuk mulai olahraga rutin 2-4 kali seminggu.

"Kalau ingin menurunkan berat badan, menurut riset, kita bisa mengurangi maksimal 2 kilo per bulan. Lebih dari itu, biasanya kurang dianjurkan," tandasnya.

Reporter: Cynthia Amanda Male
Sumber: Dream.co.id

Baca juga:
Cukupkah Sarapan dengan Sereal untuk Memenuhi Kebutuhan Nutrisi?
Makan Malam Lebih Awal atau Tidak Sama Sekali Dapat Membantu Turunkan Berat Badan
Benarkah Mengunyah Es Batu Bisa Bikin Berat Badan Meroket?
Terbongkar! Tidur Setelah Makan Ternyata Tak Bikin Gendut
4 Cara Mudah untuk Mencegah Munculnya Perilaku Makan Berlebih
Tak Hanya Pola Makan, Stres Juga Bisa Sebabkan Lonjakan Berat Badan Secara Luar Biasa

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.