Bongkar 5 mitos keliru tentang kafein!
Mitos-mitos keliru ini telah melekat di benak masyarakat. Ketahui faktanya di sini!
Kafein tak hanya terdapat dalam kopi, melainkan juga pada teh, cokelat, minuman bersoda, dan lainnya. Selama ini kafein seringkali disalahkan atas banyak masalah kesehatan seperti kecanduan dan lain sebagainya. Semua orang percaya bahwa kafein bisa membuat orang sulit tidur. Faktanya, kafein tak akan menghalangi Anda untuk tidur nyenyak jika dikonsumsi lebih dari lima jam sebelum tidur. Kafein mengandung stimulan pada otak yang menyebabkan seseorang terjaga dan meningkatkan energi. Perlu diketahui bahwa kafein menetap pada tubuh hingga lima jam. Jadi jika Anda ingin tidur nyenyak, konsumsi minuman berkafein di siang hari. Jangan di sore atau petang, karena bisa menyebabkan Anda sulit tidur. Kafein yang mengandung stimulan dan bisa meningkatkan energi kemungkinan menyebabkan orang bergantung padanya ketika beraktivitas. Namun kafein tidak menyebabkan kecanduan seperti ketika seseorang kecanduan nikotin atau kokain. Ketergantungan pada kafein jauh berbeda dan tidak mempengaruhi kehidupan, sehingga tak bisa disebut sebagai kecanduan. Karena kafein memberikan suntikan energi secara instan, kebanyakan orang mengira kafein bisa membuat mereka langsung segar setelah mabuk alkohol semalaman. Namun faktanya, meski mereka merasa bertenaga setelah minum kopi, reaksi dan otak mereka masih belum benar-benar 'bangun' dari efek mabuk alkohol yang dialami malam sebelumnya. Minuman berkafein seperti teh atau kopi tak memiliki kalori. Ketika Anda mencampurnya dengan teh, gula, atau sirup, baru minuman berkafein tadi menjadi berkalori. Ini berarti jika Anda minum cappuccino yang mengandung 74 kalori, sebenarnya kopi murni yang Anda minum hanya mengandung dua kalori saja. Anak-anak biasanya mengonsumsi kafein dalam bentuk teh atau minuman ringan. Meski konsumsi kafein mereka tak sebanyak orang dewasa, namun anak-anak sudah mengolah kafein dalam tubuh mereka seperti orang dewasa. Mengonsumsi kafein dalam jumlah wajar tak akan memberikan efek buruk pada anak-anak. Namun waspadai bentuk kafein yang mereka minum. Jika kafein yang mereka minum berbentuk minuman ringan, perhatikan efek samping gula dan zat kimia yang ada di dalamnya. Baca juga:
Apakah benar kafein memang bisa menyebabkan kecanduan, atau itu hanya mitos belaka? Berikut adalah beberapa mitos keliru mengenai kafein yang perlu diketahui faktanya, seperti dilansir oleh Health Me Up (23/11).Kafein menyebabkan insomnia
Kafein menyebabkan kecanduan
Kafein adalah obat mabuk alkohol terbaik
Kafein mengandung banyak kalori
Kafein memiliki efek buruk pada anak
Itulah beberapa mitos tentang kafein yang sudah melekat dalam pikiran banyak orang. Mitos-mitos tersebut tak seharusnya diterima mentah-mentah, namun juga harus diketahui fakta dan penyebab di baliknya.
5 Mitos penting tentang sakit punggung
6 Mitos paling konyol seputar masturbasi
8 Mitos kesehatan ini benar atau tidak?
5 Mitos keliru tentang proses persalinan
8 Mitos kemoterapi yang terpatahkan