Bersih berlebihan itu tak baik, 7 kesalahan ini buktinya!
Bersih itu baik,hanya saja jika dilakukan berlebihan hasilnya juga tak baik.Lihat 10 kesalahan kebersihan itu di sini!
Bersih itu memang baik, tetapi segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, bukan? Sama halnya dengan kebersihan, walaupun sekilas terlihat baik, tetapi bersih terlalu berlebihan itu justru mengundang bakteri masuk dengan mudah. Banyak hal yang kita pikir itu baik, tetapi ternyata justru tidak baik bagi kesehatan. Tujuh hal ini akan membuktikannya!
1. Terlalu sering mandi
Siapa yang tidak senang dengan tubuh segar nan bersih sehabis mandi. Dengan mandi kita dapat membersihkan segala bentuk kotoran, keringat dan sel-sel kulit mati. Tetapi, ini juga bukan alasan yang tepat untuk membuat kamu terlalu sering mandi, bukan? Ini karena terlalu sering mandi justru mendatangkan bakteri pada butuh. Alasannya, mandi terlalu sering membuat kulit kering dan membuat pori-pori terbuka lebar. Nah, pori yang melebar ini akan memudahkan bakteri untuk bersarang pada kulit kita.
2. Sikat dan floss gigi yang berlebihan
Menyikat dan menfloss gigi terlalu sering juga tidak baik bagi kesehatan gigi. Cukup lakukan setelah selesai makan besar dan sebelum tidur. Lakukan setidaknya dua atau tiga kali sehari selama 60 detik untuk mendapatkan gigi dan mulut segar nan sehat.
3. Jangan gunakan tangan untuk menyeka keringat
Sangat umum memang, saat kita berkeringat tangan dengan segera akan menyeka keringat yang mulai mengalir di permukaan kulit. Melakukan ini sebenarnya sama saja dengan menyentuh ribuan bakteri selama satu jam. Sebaiknya, gunakan handuk kecil untuk membersihkan keringat. Cara ini jauh lebih aman untuk menghindarkan diri sari berbagai ancaman penyakit.
4. Terlalu higienis
Sebuah studi yang dilakukan dengan mengamati 11.000 anak-anak menemukan bahwa lingkungan yang terlalu higienis meningkatkan risiko eksim dan asma. Tidak jauh berbeda dengan terlalu sering mandi, lingkungan yang terlalu higienis juga tidak baik untuk kesehatan. Misalnya seperti penggunaan hand sanitizer terlalu sering dapat menyebabkan kulit kering dan rentan terhadap bakteri.
5. Urin
Urea, yang merupakan zat kimioa utama dalam urin yang dikenal mampu membunuh jamur dan bakteri. tetapi, ini tidak bisa dijadikan alasan kamu tidak mencuci tangan setelah buang air kecil. Walaupun memang banyak krim kulit yang diproduksi dengan mengandung bahan kimia tersebut karena membantu meningkatkan kualitas kulit.
6. Debu pada karpet
Virus norwalk atau norovirus (yaitu virus yang menyebabkan flu perut) dapat bertahan hidup dalam karpet yang tidak dibersihkan selama satu bulan atau lebih. Membersihkan karpet dengan vacum cleaner biasanya tidak mampu membunuh bakteri yang ada dalam karpet. Sebaiknya bersihkan karpet dengan cara dicuci atau diuapkan, karena cara ini lebih ampuh untuk membunuh bakteri pada karpet.
7. Berbagi penggunaan gunting kuku
Hal yang sangat lumrah dilakukan dalam sebuah keluarga atau bersama teman. Sekilas terlihat tidak ada yang salah dengan berbagi penggunaan potongan kuku bersama-sama. Tetapi, dibalik itu guntingan kuku sangat terbuka bagio masuknya bakteri. Bayangkan jumlah bakteri yang bersarang pada guntingan kuku saat mereka digunakan bersama-sama. Sebaiknya, kamu memiliki guntingan kuku pribadi demi keamanan kesehatan kita.
Sebagian besar dari kita seringkali melakukan rutinitas tersebut, bukan? Ini karena pikiran mengatakan bahwa apa salahnya menjadi bersih, karena banyak sekali orang yang mengiklankan bersih itu sehat. Memang tidak ada yang salah dengan itu. Hanya saja melakukannya secara berlebihan, itu yang kurang tepat.
Baca juga:
7 Efek merusak karena kebanyakan tidur bagi tubuh
Bahaya mengintai di balik sehatnya segelas susu
Siapa bilang orang makan hanya saat lapar? 5 Hal ini buktinya!
5 Hal penting setelah olahraga yang sering diabaikan
Jadi tua tak melulu renta, ini buktinya!