Banyak anak benci minum air putih, kenapa?
Jika dibiarkan, konsumsi minuman berperasa tersebut bisa meningkatkan obesitas.
Putri Alicia Amos yang berusia dua tahun hampir tak pernah minum air putih murni. "Kami menambahkan sedikit jus sebagai perasa. Dia menolak minum air putih saja," papar Alicia.
Sementara itu, kasus serupa dialami oleh Heather Pierdomenico. Bahkan anaknya terang-terangan bilang bahwa mereka membenci air putih. "Anakku hanya mau minum Pepsi atau minuman dengan berbagai rasa lainnya."
Itu adalah keluhan beberapa ibu tentang anaknya yang enggan membiasakan diri untuk minum air putih. Fenomena tersebut tentu membuat ahli kesehatan merasa prihatin.
"Ini adalah masalah abad ke-21," tutur dokter anak dari Amerika, Dr Rima Himelstein. "Hal ini tentu menyedihkan. Karena air putih seharusnya jadi konsumsi harian yang tidak boleh ditinggalkan. Tetapi sekarang makin banyak anak yang benci minum air putih.
Sebagaimana dilansir dari Huffington Post, berbagai produk minuman rasa buah atau soda diduga menjadi penyebab utama kenapa banyak anak benci minum air putih. Padahal jika dibiarkan, konsumsi minuman berperasa tersebut bisa meningkatkan obesitas.
Minuman kemasan berperasa sendiri mulai muncul di pasaran sekitar 15 tahun yang lalu. Sejak saat itu, meningkat pula kasus obesitas di masyarakat.
Namun Dr Himelstein menjelaskan kalau peran orang tua lebih berpengaruh terhadap konsumsi anak. Menurutnya, tidak peduli berbagai macam minuman berperasa apapun yang beredar di pasaran, orang tua punya peranan besar dalam membiasakan anaknya untuk mengonsumsi makanan dan minuman sehat.
"Tidak perlu menyalahkan produk minuman, orang tua hanya perlu lebih disiplin agar anak jadi lebih suka minum air putih," jelas Dr Himelstein.
Baca juga:
5 Kebiasaan tersembunyi pengganggu kesehatan
3 Cara ampuh mendeteksi kebersihan restoran
8 Hal sepele yang seharusnya dilakukan saat bangun tidur
Jalan kaki mampu selamatkan 37.000 nyawa per tahun
Sabar menunggu bisa membuat otak lebih pintar