LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Bagi Anak di Masa Pertumbuhan, Pola Makan Vegan dan Vegetarian Tak Cocok Diterapkan

"Kedua diet ini biasa disuarakan di negara-negara maju. Tapi butuh kajian yang lebih dalam. Justru diet-diet itu menciptakan problem (masalah) buat tubuh," jelas ahli gizi Tan Shot Yen saat ditemui di Gedung 33 Wahana Visi Indonesia, Jakarta.

2020-01-30 08:00:00
Kesehatan Anak
Advertisement

Bagi anak yang tengah tumbuh dan berkembang, konsumsi pola makan vegan dan vegetarian tidak cocok untuk diterapkan. Pasalnya, anak masih membutuhkan zat gizi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral untuk perkembangannya.

"Kedua diet ini biasa disuarakan di negara-negara maju. Tapi butuh kajian yang lebih dalam. Justru diet-diet itu menciptakan problem (masalah) buat tubuh," jelas ahli gizi Tan Shot Yen saat ditemui di Gedung 33 Wahana Visi Indonesia, Jakarta.

"Tubuh bakal kekurangan vitamin B12 dan zat besi. Padahal, dua hal itu mutlak diperlukan untuk pembentukan tubuh dan daya kembang anak," terangnya.

Advertisement

Vitamin B12 dan zat besi juga mendukung pembentukan hemoglobin. Anak akan terhindar dari anemia.

"Bagi perempuan penting lho. Apalagi remaja perempuan, yang kelak menjadi ibu. Anemia yang tidak tertangani membuat anak lahir dengan berat badan rendah. Ujung-ujungnya ya stunting, lalu bisa terjadi kematian ibu dan anak," lanjut Tan.

Advertisement

Kekurangan Omega-3

Diet vegan dan vegetarian berfokus pada tidak mengonsumsi daging merah, unggas, ikan, makanan laut, serta makanan yang berasal dari produk hewan seperti susu dan telur. Bagi pelaku diet vegan, mereka tidak menginginkan kekerasan dan eksploitasi terhadap hewan.

"Otomatis diet vegan dan vegetarian mengakibatkan tubuh kekurangan omega-3. Omega-3 ini lebih banyak terkandung pada kuning telur dan ikan, terutama ikan dari laut dalam," Tan menegaskan.

"Jelaslah tidak cocok diterapkan buat anak yang lagi tumbuh kembang."

Manfaat omega-3 dapat meningkatkan kecerdasan janin, mengurangi peradangan, dan menjaga perkembangan otak. Asam lemak omega-3 juga memiliki kandungan antioksidan untuk meregenerasi sel tubuh dan melindunginya dari kerusakan.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.