LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Apakah Cukup Hanya Suntik Insulin untuk Mengendalikan Diabetes?

“Perubahan gaya hidup, seperti mengatur pola makan, aktivitas fisik, dan mengontrol berat badan akan membantu kinerja obat yang dikonsumsi. Cara ini jauh lebih efektif mengelola kadar gula darah,” papar dokter spesialis gizi klinik, Fiastuti Witjaksono.

2019-12-17 16:30:00
Penyakit Diabetes
Advertisement

Salah satu pengobatan yang tak boleh dilupakan oleh penderita diabetes adalah suntik insulin sesuai anjuran dokter. Hal ini dilakukan untuk mengontrol jumlah glukosa dalam darah.

Suntik insulin pun harus dilakukan setiap hari bagi penyandang diabetes. Ini karena tubuh tidak lagi menghasilkan insulin, yakni hormon yang dibentuk dalam pankreas untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.

Namun, penyandang diabetes sering menganggap, pemberian obat dan insulin merupakan hal pertama yang harus dilakukan dalam mengontrol diabetes. Asalkan rutin suntik insulin, diabetes dapat dikelola dengan baik.

Advertisement

Lantas apakah benar anggapan tersebut? Tim Health Liputan6.com melakukan Cek Fakta Kesehatan dengan mengulik penjelasan dari dokter.

Menurut Konsensus Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), manajemen diabetes yang dianjurkan pertama, yaitu memodifikasi gaya hidup, bukan suntik insulin dan pemberian obat-obatan. Terapkan gaya hidup sehat, terutama pengaturan pola makan dan aktivitas fisik.

Advertisement

Perubahan gaya hidup, seperti mengatur pola makan, aktivitas fisik, dan mengontrol berat badan akan membantu kinerja obat yang dikonsumsi. Cara ini jauh lebih efektif mengelola kadar gula darah, papar dokter spesialis gizi klinik, Fiastuti Witjaksono melalui keterangan tertulis kepada Health Liputan6.com.

Jika penyandang diabetes hanya mengandalkan obat-obatan, tanpa memerhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh, maka kadar gula darah tetap bisa naik.

"Tentunya, tidak sembarangan menjalankan pola makan untuk Anda yang diabetes. Pilihlah pola makan dengan gizi seimbang yang mengandung karbohidrat baik. Karbohidrat baik ini punya indeks glikemik rendah, tinggi serat, vitamin, dan mineral," lanjut Fiastuti, yang berpraktik di di RSCM, MRCCC, dan Jakarta Heart Centre.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.