LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

9 Hal yang Bisa Terjadi pada Tubuhmu saat Mengalami Konstipasi

Satish Rao, MD, PhD, pakar gastroentrologi dari Augusta University Medical College of Georgia mengatakan bahwa efek samping utama dari konstipasi adalah rasa tak nyaman di perut. Namun, terdapat sejumlah efek samping lain kerap tak disadari ternyata berhubungan dengan masalah pencernaan ini.

2022-05-30 06:00:00
Fakta kesehatan
Advertisement

Bisa buang air besar dengan lancar merupakan sebuah hal yang penting dialami demi kesehatan. Sayangnya, masalah pencernaan terutama berupa sembelit atau konstipasi merupakan yang kerap terjadi sehari-hari.

Sembelit yang kamu alami nisa menyebabkan rasa tak nyaman terutama di perut dan bagian pantat. Walau begitu, ternyata dampak dari terjadinya konstipasi ini ternyata lebih banyak dari yang kamu bayangkan.

Dilansir dari Livestrong, konstipasi sendiri bisa diidentifikasi sebagai kondisi yang kamu alami ketika buang air kecil kurang dari tiga kali dalam seminggu. Pada saat kamu mengalami konstipasi, tinja yang keluar cenderung keras, kering, dan terasa susah keluar dan kerap menimbulkan rasa menggantung seperti buang air yang belum tuntas.

Advertisement

Konstipasi merupakan masalah yang kerap muncul akibat kurangnya serat, kurang air minum, serta gaya hidup kurang gerak. Pada sejumlah kasus, hal ini disebabkan karena konsumsi obat, perubahan hormonal, penyumbatan rektum, atau masalah di sekitar otot pantat.

Satish Rao, MD, PhD, pakar gastroentrologi dari Augusta University Medical College of Georgia mengatakan bahwa efek samping utama dari konstipasi adalah rasa tak nyaman di perut. Namun, terdapat sejumlah efek samping lain kerap tak disadari ternyata berhubungan dengan masalah pencernaan ini.

Sejumlah hal tak terduga bisa jadi dampak yang kamu alami ketika sembelit. Dilansir dari Livestrong, berikut sejumlah dampak yang terjadi pada tubuhmu ketika mengalami konstipasi.

Advertisement

1. Kepala Kliyengan

Walau kondisi kliyengan ini tak dialami oleh semua orang pada saat sembelut, namun hal ini merupakan salah satu dampak yang mungkin terjadi.

"Hal ini biasanya disebabkan karena terlalu banyak mengejan dan sebagai respons refleks vasovagal," terang dr. Rao.

Mengejan bisa mengaktifkan saraf vagus, memperlambat detak jantung, dan menurunkan tekanan darah. Rendahnya tekanan darah ini ini bisa mengurangi pasokan darah ke otak dan membuatmu merasa kliyengan.

Berkeringat dan Lemas

2. Berkeringat

Mengejan untuk buang air besar bisa membuat kita berkeringat. Aktivitas yang kita lakukan ini bisa mengaktifkan saraf vagus, terang Scott Lippe, MD, pakar gasentrologis dari New Bridge Medical Center di Paramus, New Jersey. Oleh karena itu, selain rasa kliyengan yang muncul, sembelit juga bisa membuatmu jadi berkeringat.

3. Lemas

Komplikasi lain dari terjadinya kontsipasi adalah rasa lemas dan lelah yang kita alami. Kombinasi dari rasa tak nyaman di perut dan kembung bisa menguras energimu.

"Hal ini dikeluhkan oleh banyak pasien, namun sayangnya kondisi ini tidak banyak terdata sebagai gejala pada literatur medis," terang dr. Rao.

Hilangnya Selera Makan dan Munculnya Rasa Mual

4. Hilangnya Selera Makan

Hilangnya rasa lapar dan selera makan bisa menjadi suatu gejala yang muncul saat kamu sembelit.

"Ketika usus dan rektum penuh tinja, rektum mengirim pesan refleks ke perut dan otak untuk memperlambat proses pengosongan perut, sehingga akhirnya muncul rasa serupa kenyanng," terang dr. Rao.

5. Mual

Pada kasus tertentu, konstipasi juga bisa menyebabkan munculnya rasa mual. Hal ini disebut berhubungan dengan menurunnya rasa lapar yang terjadi.

Tidak adanya rasa lapar akibat konstipasi bisa menyebabkan kamu merasa mual ketika mencoba makan. Pada kondisi konstipasi yang parah, kamu bahkan bisa mengalami muntah.

Kram dan Kembung serta Sakit Punggung bagian Bawah

6. Kram dan Kembung

Rasa kram dan kembung yang muncul di perut bisa menjadi gejala dari terjadinya konstipasi.

"Kram ini terjadi akibat tubuh yang berusaha menekan tinja agar keluar," terang dr. Lippe.

Pada waktu yang sama, tinja yang keras dan kering ini menjadi penyumbat keluarnya udara dari usus. Hal ini bisa memicu kembung dan membuat celana terasa sempit.

7. Sakit Punggung Bagian Bawah

Rasa sakit akibat kram ini tidak hanya terjadi pada bagian depan saja namun juga pada bagian belakang. Hal ini menyebabkan munculnya rasa sakit pada punggung bagian bawah.

Mengompol dan Ambeien

8. Mengompol

Konstipasi kronis bisa meningkatkan risiko dari masalah kandung kemih. Keseringan mengejan untuk buang air besar atau terlalu lama mengejan bisa melemahkan dinding otot pinggul sehingga meningkatkan risiko mengompol.

9. Ambeien

Ambeien atau wasir merupakan pembengkakan pembuluh darah pada rektum bagian bawah. Hal ini berisiko terjadi ketika kamu terlalu sering mengejan sehingga menambah tekanan pada pembuluh darah sekitar anus.

Pada kasus yang ekstrem, efek jangka panjang konstipasi bisa menyebabkan fisura ani, impaksi feses, serta masalah lain. Oleh karena itu masalah konstipasi ini tidak boleh diremehkan dan juga perlu dikonsultasikan ke dokter setelah beberapa lama.

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.