7 Jenis Minyak Esensial dan Manfaatnya yang Bisa Anda Dapatkan
Selain membawa aroma yang menyegarkan, minyak esensial juga membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Minyak esensial diketahui membantu melepas stres, membawa ketenangan dan kurangi kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, hingga membunuh bakteri dan virus.
Minyak esensial bukanlah minyak biasa. Minyak ini berasal dari ekstrak tumbuhan-tumbuhan yang aromatik yang diperoleh dari proses distilasi. Proses pembuatannya pun membutuhkan jumlah tanaman yang banyak, sehingga harganya memang lumayan tinggi.
Minyak esensial banyak digunakan sebagai obat alami yang biasa ‘dikonsumsi’ untuk aromaterapi. Minyak esensial bisa ditemukan dalam bentuk lilin, dupa, atau air diffuser.
Selain membawa aroma yang menyegarkan, minyak esensial juga membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Minyak esensial diketahui membantu melepas stres, membawa ketenangan dan kurangi kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, hingga membunuh bakteri dan virus.
Ada banyak jenis minyak esensial dengan aroma dan manfaatnya masing-masing. Untuk mendapatkan manfaat yang Anda inginkan, mari pahami beberapa jenis minyak esensial yang ada berikut ini!
Minyak esensial terbagi ke dalam beberapa jenis yang menyegarkan, menenangkan, dan mendinginkan. Berikut beberapa jenis minyak esensial beserta manfaat kesehatannya.
- Lavender
Minyak esensial dari lavender termasuk yang paling populer. Lavender bermanfaat untuk mengatasi stres, membawa ketenangan dan membantu tidur. Selain itu dilansir dari Healtline, menghirup aroma lavender diketahui dapat mengatasi pusing kepala.
- Peppermint
Teh daun peppermint memang sudah diketahui bermanfaat bagi pencernaan. Menghirup aroma peppermint dapat membantu meringankan sakit kepala, memperbaiki mood dan melawan mikroba yang mungkin ada di ruangan.
- Tea tree
Tea tree oil sudah cukup dikenal banyak orang, khususnya para pengguna skin care. Minyak ini banyak digunakan orang sebagai obat dan pereda kondisi kulit yang sensitif seperti jerawat dan eksim. Minyak esensial ini juga berfungsi sebagai antibakteri dan antivirus.
©Shutterstock
- Cedarwood
Dikenal juga sebagai kayu pohon cemara, minyak esensial ini dikenal membantu melawan sejumlah masalah kulit seperti jerawat, eksim, hingga mengurangi ketombe. Selain itu, cedarwood juga diyakini bisa meredakan radang sendi dan masalah pernapasan.
- Serai
Minyak esensial ini membantu kondisi mental dengan mengurangi stres, kecemasan, dan depresi, serta memiliki kandungan antibakteri. Dilansir dari Cleveland Clinic, minyak esensial serai diketahui mengurangi kadar gula dalam darah pada penderita diabetes tipe 2.
©Shutterstock
- Kamomil
Selain menjadi hidangan teh, tanaman kamomil juga bisa dimanfaatkan sebagai minyak esensial. Minyak kamomil bagus sebagai bahan anti radang, sehingga bermanfaat untuk perawatan bagi Anda yang memiliki eksim.
- Rosemary
Tumbuhan ini ketika dijadikan sebagai minyak esensial membawa berbagai manfaat seperti memperbaiki mood, meningkatkan fungsi otak, kesehatan rambut, hingga mengurangi peradangan sendi.
Perlu Anda ketahui bahwa minyak esensial hanya digunakan untuk pemakaian luar dan tidak untuk dikonsumsi atau diminum. Ketika ingin menggunakan minyak esensial langsung ke kulit, selalu gunakan carrier oil seperti minyak kelapa atau minyak jojoba yang berguna untuk melarutkan minyak esensial.
Reporter: Prilisa Septi Hariani
(mdk/mgs)