5 Cara Mencegah Paparan Berbahaya BPA dari Kertas Struk Pembayaran atau ATM
Kertas dari ATM serta sejumlah struk pembelanjaan memiliki jenis yang berbeda dari kertas lain dan sering merupakan thermal paper. Kertas jenis ini sendiri ternyata mengandung Bisphenol A atau BPA yang bersifat karsinogenik dan bisa menjadi penyebab kanker.
Setelah membayar di supermarket atau rumah makan serta setelah mengambil uang di mesin ATM, kita pasti menerima kertas struk. Banyak orang yang menyimpan langsung kertas struk yang diperoleh ini. Namun, tahukah kamu bahwa sesungguhnya paparan kandungan dari kertas ini bisa menimbulkan dampak kesehatan?
Kertas dari ATM serta sejumlah struk pembelanjaan memiliki jenis yang berbeda dari kertas lain dan sering merupakan thermal paper. Kertas jenis ini sendiri ternyata mengandung Bisphenol A atau BPA yang bersifat karsinogenik dan bisa menjadi penyebab kanker.
Penelitian sebelumnya menyebut bahwa BPA berperan dalam meningkatnya risiko kanker prostat dan payudara. Selain kanker, masalah kesehatan lain yang mungkin ditimbulkan berupa penyakit kardiovaskular, serta perkembangan abnormal pada otak dan reproduksi.
Selain pada kertas struk, BPA ini biasanya ditemukan pada botol minum plastik. Namun ternyata kandungan BPA yang terdapat di kertas thermal ini lebih besar dan berbahaya dibanding yang ada di botol plastik.
Mungkin sangat sulit bagi kita untuk menghindari penggunaan kertas struk berbahan thermal paper pada kehidupan sehari-hari. Namun ada juga cara yang bisa kita lakukan untuk meminimalisasi paparannya. Dilansir dari consumer reports, berikut lima cara untuk mengurangi paparan BPA di kertas struk.
Cara Meminimalisasi Paparan Kertas
1. Gunakan sarung tangan seperti yang biasa kita temui di apotek dan tempat lainnya. sarung tangan karet yang tipis ini sudah cukup untuk meredam paparan BPA dari kertas struk.
2. Jangan terima atau cetak struk ketika kamu melakukan pembayaran. Beberapa tempat perbelanjaan dan ATM sudah memiliki pilihan untuk tidak mencetak struk dan bahkan mereka mau mengirimnya langsung ke surel kamu.
3. Simpan struk di dalam wadah tersendiri dan jangan di dompet. Gunakan wadah plastik tersendiri agar kandungan BPA tidak terpapar ke benda lain seperti uang ketika disimpan di dompet.
Cuci Tangan Secepat Mungkin
4. Cuci tangan secepatnya setelah menerima struk. Lakukan hal ini terutama ketika kamu akan makan atau memasak. Cukup cuci tangan dengan air dan sabun untuk membersihkan paparan BPA yang mungkin ada di tanganmu. Hindari penggunaan hand sanitizer karena kemungkinan malah menambah paparan BPA di tanganmu.
5. Hindari memegang kertas struk ketika kamu hamil. Selain itu juga jangan biarkan anak-anak memegang kertas ini. Penelitian menyebut bahwa ketika dikandung dan pada masa kanak-kanak, BPA memiliki bahaya kesehatan yang lebih besar.
Paparan BPA yang terlalu tinggi bisa menimbulkan dampak jika terjadi dalam waktu lama. Melakukannya setidaknya bisa menghindari munculnya masalah kesehatan yang lebih berat.
(mdk/RWP)