4 Pertanyaan terpendam wanita pada dokter kandungan mereka
Wanita biasanya merasa tidak nyaman ketika harus berdiskusi mengenai kehidupan seksualnya kepada dokter kandungannya.
Wanita biasanya merasa malu atau tidak nyaman ketika harus berdiskusi mengenai kehidupan seksualnya kepada dokter kandungan mereka. Padahal berkonsultasi dengan ahlinya merupakan cara terbaik untuk mengetahui permasalahan seks dengan benar.
Selain itu, dokter kandungan pasti siap membantu pasiennya yang memiliki pertanyaan atau mengalami masalah tertentu. Namun pada umumnya para wanita memiliki empat jenis pertanyaan terpendam mengenai seks yang ragu untuk ditanyakan pada dokter kandungan mereka. Simak daftarnya seperti yang dilansir dari GalTime (20/06) berikut ini.
Apakah kelaminku normal?
Hampir seluruh wanita ingin menanyakan hal ini, dan jawabannya juga kebanyakan iya tentu saja. Perbedaan warna, bentuk, atau ukuran bukan standar kenormalan kelamin wanita. Para wanita pun sebaiknya memperhatikan sendiri bagian intim mereka (bisa menggunakan cermin) sebelum berkonsultasi dan menanyakan hal ini pada dokter kandungan.
Apa arti benjolan di Miss V?
Beberapa bisa berarti infeksi kulit biasa atau folikel rambut pada kemaluan. Akan tetapi para wanita tidak perlu ragu untuk bertanya kepada dokter kandungan apabila benjolan pada bagian intimnya tampak mencurigakan.
Apa ini infeksi jamur?
Kebanyakan wanita sulit membedakan infeksi jamur biasa dengan penyakit menular seksual akibat seks tanpa alat pengaman. Hal yang perlu diketahui, infeksi jamur biasa mungkin tidak membutuhkan waktu lama untuk proses penyembuhan, namun berbeda dengan penyakit menular seksual yang tentunya lebih berbahaya. Jadi, para wanita tidak seharusnya menyimpulkan sendiri keadaan kelamin mereka yang terlihat seperti jamur.
Apakah seks anal aman?
Seks anal aman selama tidak dilanjutkan dengan seks melalui Miss V agar kuman dari anus tidak tersebar ke kelamin wanita. Karena anus tidak elastis seperti Miss V, sebaiknya seks anal dilakukan ketika wanita sudah sangat terangsang. Sebab jika memaksakan langsung melakukan seks anal, maka anus bisa berdarah. Pengalaman pertama mungkin bisa menyebabkan pendarahan karena rektum robek, namun apabila pendarahan berlanjut sebaiknya para wanita segera mengunjungi dokter.
Apabila Anda pertanyaan lain terkait masalah seksual, sebaiknya wanita tidak ragu dan segera menanyakannya kepada dokter ahli yang terpercaya.
(mdk/riz)