LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. RAMADAN

Cerita si jelita Malikah mimpi berhaji

Menikah bagi Malikah bukan hanya untuk menemaninya ke tanah suci, melainkan juga menjadi obat bagi sepinya saat Ramadan

2015-07-01 20:30:00
Kisah Mualaf
Advertisement

Tubuhnya ramping, semampai bak model, kulitnya putih seputih pualam, saat melihat ke dalam matanya hampir dipastikan membuat siapapun tersihir karena daya pikat dua bola mata berwarna abu-abu yangberkilauan. Parasnya makin memesonanya dihiasi bulu matanya nan lentik. Wanita cantik bak bidadari itu bernama Siti Malikah Feer (29), mualaf berjilbab asal Belanda.

"Banyak yang mengira saya orang Turki padahal saya Belanda,"ucapnya sembari mengulas senyum kepada merdeka.com di Universitas Indonesia, Kamis (11/6).

Namun siapa sangka, wanita yang dulu bernama Marlou ini masih sendiri alias jomblo. Kriteria pasangan idaman gadis yang hapal surah Yassin dan Al-Mulk serta surat pendek ini tidak muluk-muluk.

Advertisement

"Ingin yang soleh, beragama, dan lebih tinggi dan ingin support saya berdakwah di Indonesia," kata Malikah mantap.

Dia pun berharap segera dipertemukan Allah dengan jodohnya. Apalagi Malika bermimpi untuk segera ke tanah suci Makkah yang untuk pergi ke sana perlu muhrim.

"Ketika menikah sudah ada muhrim umroh dan haji lebih mudah," tambah dia.

Advertisement

Menikah bagi Malikah bukan hanya untuk menemaninya ke tanah suci, melainkan juga menjadi obat bagi sepinya saat Ramadan.

"Puasa merasa sendiri, saya sendiri harus sahur, iftar apalagi lihat ada keluarga sahur, buka," ungkapnya sedih.

Bukan pertama kali Malikah menginjakkan kaki di Indonesia. Perjalanan kali ini adalah kali ketiga dia di Indonesia. Wajar jika bahasa Indonesianya lumayan fasih.

Saat ini gadis yang mempunyai tinggi kira-kira 170 cm lebih ini, belajar bahasa Indonesia di Universitas Indonesia. Dia juga disibukkan dengan seabrek agenda pengajian dan undangan para jamaah yang ingin mendengar cerita spiritualnya.

Di Belanda, Malikah aktif mengajar mualaf Belanda dan orang Turki ilmu ushuluddin dan bahasa Arab. Dia juga berprofesi sebagai ahli terapi kulit dan berniat membantu sesama dengan ilmu yang dimilikinya.

(mdk/rep)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.