Jual mall di Bali, Lippo Karawaci dapat dana segar Rp 800 miliar
Tahun ini, LPKR membidik kenaikan pendapatan 13 persen dibanding tahun lalu. Strategi ini, salah satunya penjualan Lippo Mall Kuta juga merupakan kunci pertumbuhan kinerja untuk tahun depan. Manajemen optimistis pendapatan tahun depan bisa tumbuh 20 persen.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mendapatkan dana segar melalui penjualan Lippo Mall Kuta Bali. Nilai penjualan mall tersebut mencapai Rp 800 miliar dengan pembeli LMIR Trust.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Berdasarkan RUPSLB, 69,59 persen setuju LMIR Trust mengakuisisi Lippo Mall Kuta Bali.
Presiden Direktur LPKR Ketut Budi Wijaya mengaku senang dengan aksi korporasi tersebut. Transaksi ini merupakan penegasan atas strategi asset light.
"Transkasi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja kami secara keseluruhan untuk tahun 2016," ujar Budi dalam keterangan resminya, Selasa (6/12).
Tahun ini, LPKR membidik kenaikan pendapatan 13 persen dibanding tahun lalu. Strategi ini, salah satunya penjualan Lippo Mall Kuta juga merupakan kunci pertumbuhan kinerja untuk tahun depan. Manajemen optimistis pendapatan tahun depan bisa tumbuh 20 persen.
Sebagai informasi, LMIRT merupakan anak usaha yang 100 persen sahamnya dipegang oleh LPKR. Total aset yang dikelola LMIRT Management kini mencapai 1,82 miliar Dolar Singapura.
LMIR Trust merupakan pengelola dana investasi real estate yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Singapura.
Baca juga:
Anak usaha Lippo Karawaci resmikan pusat perbelanjaan ke-66 di Bogor
Lippo Karawaci tembus 50 besar Good Corporate Governance Awards
Lippo Karawaci komitmen bangun 10.000 unit rumah setiap tahun
Disebut terima uang dari Lippo Group, ini penjelasan Republika
Sambungkan kawasan industri, Lippo Cikarang bakal bangun LRT
Pembangunan hunian di Tangerang sudah sangat mendesak
Komitmen Lippo Grup dukung industri ekonomi kreatif RI