LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Yusril bakal beri materi untuk kader PDIP hadapi Pilkada

Pada Pilkada serentak tahun lalu, PDIP mengklaim sebagai partai kemenangan terbesar.

2016-04-07 11:59:30
Pilkada Serentak
Advertisement

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra dijadwalkan menjadi pemateri untuk tim pemenangan kampanye PDI Perjuangan dalam menghadapi Pilkada serentak 2017. Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Banyuwangi‎ Abdullah Azwar Anas dan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo juga menghadiri acara yang berlangsung di kantor DPP PDIP Lenteng Agung.

"Pelatihan manajer kampanye ini upaya PDIP untuk persiapan Pilkada serentak 2017. Di hari ketiga kami hadirkan tokoh-tokoh yang bisa memberikan pelatihan bagi kader,‎" kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kamis (7/4).

Pantauan merdeka.com di lokasi, sesi pertama sudah terlihat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Selanjutnya, Bupati Banyuwangi‎ Abdullah Azwar Anas serta Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo. Jumlah kader PDIP yang ikut dalam program pelatihan manajer kampanye ini ada 127 orang perwakilan DPC dan DPD.‎ Pelatihan dilakukan tertutup.

Advertisement

Hasto menjelaskan, strategi pemenangan pemilu dengan tahapan yang paling efektif mulai dari membaca peta politik, dinamika politik melalui survei hingga memaksimalkan kader partai yang terbatas dalam Pilkada serentak.

"Pada Pilkada serentak tahun lalu, PDIP tercatat sebagai partai kemenangan terbesar. Bahkan 8 dari 10 daerah dengan perolehan kemenangan di atas 82 persen adalah kepala daerah yang merupakan kader-kader PDIP sendiri," kata Hasto di hadapan 127 Perwakilan DPC dan DPD PDIP.

Hasto berharap kadernya bergotong royong untuk kembali memenangkan pilkada serentak tahun depan. Meski saat ini PDIP dikritik beberapa pihak, namun partai berlambang banteng moncong putih ini berjanji tetap berpihak pada rakyat.

Advertisement

"Dalam dialektika perkembangan partai kami menyadari bahwa kritik masyarakat luas sangat lah penting untuk lahirnya kader yang berkarakter, jujur dan memiliki standar moralitas yang tinggi," ucapnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.