Yorrys: Mungkin Idrus dan Setnov merasa ucapan saya kurang beretika
Yorrys: Mungkin Idrus dan Setnov merasa ucapan saya kurang beretika. Yorrys mengatakan selain Idrus, Setnov juga telah menghubunginya. Setnov dan Idrus, kata dia, memastikan ucapannya benar atau tidak. Yorrys mengaku telah menjelaskan pernyataannya soal Setnov dengan utuh.
Pernyataan ketua Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai yang menyebut Setya Novanto (Setnov) tak lama lagi bakal menyandang status tersangka korupsi e-KTP membuat petinggi partai bereaksi. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham telah menelepon Yorrys terkait ucapannya.
Yorrys mengatakan selain Idrus, Setnov juga telah menghubunginya. Setnov dan Idrus, kata dia, memastikan ucapannya benar atau tidak. Yorrys mengaku telah menjelaskan pernyataannya soal Setnov dengan utuh.
"Saya sebelum ke Papua dia telepon saya. Ke publik itu kan dia berdasarkan telepon dengan saya, itu jelas. Ketua umum 2 kali telepon saya waktu saya di Merauke. Enggak ada apa-apa dan saya bicara apa adanya," kata Yorrys saat dihubungi, Kamis (27/4).
Menurut Yorrys, para petinggi Golkar menganggap ucapannya itu kurang beretika. Namun, dia menegaskan pertanyaannya itu bertujuan agar Golkar siap dalam segala kondisi. Sehingga, perlu adanya langkah penyelamatan partai atas isu keterlibatan kader dalam kasus e-KTP.
"Mungkin mereka merasa bahwa kurang beretika. Tapi kenapa kita harus tutup barang ini? Ini kan penyelamatan partai. 2018 kita hancur, 2019 apalagi," tegasnya.
Sebelumnya, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, telah memanggil Yorrys Raweyai terkait pernyataannya yang menyebut Setya Novanto bakal menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kasus KTP elektronik (e-KTP).
"Saya sudah telepon Bang Yorrys. Saya minta klarifikasi soal pernyataan-pernyataan yang telah disampaikan sebelumnya," kata Idrus di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (25/4).
Menurut dia, dari komunikasi tersebut diketahui ada kekeliruan pernyataan Yorrys di media. Idrus mengatakan, Yorrys mengaku maksud pernyataannya tersebut pada dasarnya untuk menyatakan bahwa Golkar perlu siap dalam kondisi apa pun.
"Bang Yorrys menjelaskan kepada saya bahwa sebenarnya yang dimaksudkan bukan seperti apa yang tertulis di media. Maksudnya, partai Golkar dalam Konsisi apa pun perlu siap," katanya.
Baca juga:
Diusulkan dipecat dari Golkar, Yorrys anggap hanya lucu-lucuan
Golkar sebut wajar gelar rapat bahas Setnov dan pusaran kasus e-KTP
Politisi Golkar harap Yorrys tak dipecat usai singgung status Setnov
Golkar sebut Setnov dicekal KPK belum tentu jadi tersangka
Klaim Golkar solid, Nurdin Halid pastikan tak ada desakan munaslub
Kumpulkan DPD se-Indonesia, Golkar pastikan tetap dukung Jokowi
Idrus sebut DPD Golkar se-Indonesia solid dukung kepemimpinan Setnov