LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Waspada! Ini Daerah Paling Rentan Konflik di Pilkada Lampung 2024

Guna mengantisipasi konflik ini terjadi, polisi mengandeng masyarakat adat secara aktif

Senin, 14 Okt 2024 10:43:00
lampung
Pembentukan Satgas KUAT sebagai penengah ketika konflik Pilkada terjadi di Lampung Tengah. Foto : (Istimewa). (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Provinsi Lampung memiliki 15 kabupaten/kota, dan salah satu kabupatennya, Lampung Tengah, termasuk dalam kategori daerah dengan tingkat kerawanan tertinggi pada Pilkada 2024 yang akan datang.

Untuk mengantisipasi potensi konflik, kepolisian bekerja sama secara aktif dengan paguyuban adat, terutama di tengah meningkatnya ketegangan antara pendukung calon bupati.

Selain Lampung Tengah, Polda Lampung juga mengidentifikasi daerah Way Kanan, Lampung Timur, dan Pesawaran sebagai wilayah yang berpotensi mengalami konflik selama Pilkada.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, menyatakan bahwa paguyuban adat ini dibentuk dan dinamakan Satuan Tugas (Satgas) KUAT. Tujuan dari kelompok ini adalah untuk meredakan ketegangan yang mungkin muncul di masyarakat.

Advertisement

"Satgas KUAT ini didirikan sebagai langkah Cooling System menjelang Pilkada, karena kami melihat adanya potensi kerawanan di Lampung Tengah. Satgas ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat," ujar AKBP Andik pada Sabtu (12/10/2024).

Libatkan Tokokh Agama

Ia menjelaskan bahwa tokoh agama yang dilibatkan dalam sistem pendingin ini berasal dari berbagai latar belakang keyakinan, termasuk tokoh Batak dan Tionghoa.

Advertisement

"Tokoh agama yang terlibat mencakup berbagai agama yang ada di Indonesia, sedangkan untuk tokoh adat, kami mengajak perwakilan dari adat Lampung, Jawa, Sunda, Batak, hingga masyarakat keturunan Tionghoa," tambahnya.

Andik menekankan bahwa paguyuban tokoh adat dan agama ini berfungsi sebagai penengah jika terjadi konflik antara pendukung calon bupati yang bersaing.

Advertisement

"Sebagai contoh, salah satu tugas satgas ini adalah menjadi penengah jika terjadi konflik di antara pendukung calon. Nanti, baik tokoh agama maupun tokoh adat akan hadir untuk meredakan situasi," jelasnya.

Berita Terbaru
  • Polres Jakbar Amankan Dua Remaja Bawa Tembakau Sintetis, Perketat Patroli Kejahatan Jalanan
  • Harga Pangan Terkini: Cabai Rawit Tembus Rp76 Ribu, Telur Ayam Rp29 Ribu per Kilogram
  • Belanda vs Swedia: Oranje Waspada Ancaman Underdog di Houston
  • Perkuat Ketahanan Keluarga, Pemkab Sumbawa Barat Dorong Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak
  • KBPP Polri Soroti Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga untuk Jaga Stabilitas Nasional
  • lampung
  • pilkada lampung
Artikel ini ditulis oleh
Editor Randy Ferdi Firdaus
A
Reporter Ardi Munthe, Muhamad Ridlo
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.