Wapres JK jadi ketua dewan pengarah timses, PPP yakin tak ganggu kerja pemerintah
Dia menuturkan ketua dewan pengarah tidak terlibat langsung dalam kampanye. Sehingga, JK masih bisa menjalankan tugas pemerintahan sebagai wakil presiden.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ditunjuk sebagai ketua dewan pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Wakil Ketua KIK Arsul Sani mengatakan rangkap jabatan itu tidak menjadi masalah.
Dia menuturkan ketua dewan pengarah tidak terlibat langsung dalam kampanye. Sehingga, JK masih bisa menjalankan tugas pemerintahan sebagai wakil presiden.
"Tidak masalah karena tidak mengganggu tugas-tugas, ketua dewan pengarah tidak ikut kampanye hanya memberikan arahan saja," kata Arsul di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9).
Menurutnya rangkap jabatan itu tidak melanggar aturan apapun. Secara etika pun dia tak yakin JK memberikan arahan menyimpang sebagai ketua dewan pengarah.
"Saya kira tidak ada aturan yang dilanggar, secara etika pun tidak ada yang dilanggar etika apa. Apalagi pak JK sosok negarawan kalau pun ada arahan, arahan yang mendinginkan menyatukan yang tidak membuat kontestasi ini panas," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bakal calon Presiden Joko Widodo secara resmi menunjuk Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional. Pengumuman itu disampaikan bersama sekjen-sekjen koalisi di Media Center TKN Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Menteng pukul 17.35 WIB.
"Pada sore hari ini baru saya mengumumkan bahwa Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional adalah bapak Muhammad Jusuf Kalla," kata Jokowi di lokasi, Jumat (7/9).
Baca juga:
PSI: Erick Thohir adalah pilihan terbaik
Erick Thohir baru di politik, Sekjen PDIP bilang 'ini kerja kolektif'
Kronologi terpilihnya Erick Thohir sebagai ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin
Bakal sibuk di TKN Jokowi, Erick Thohir tak khawatir tinggalkan bisnisnya
Jadi Ketua Timses Jokowi, Erick sebut tak ganggu persahabatan sama Sandi
Erick Thohir: Apa ekonomi RI dibilang jelek? Tidak