Wapres JK ingatkan Golkar jangan sering gelar munaslub
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan para kader Golkar termasuk Ketua Umum Airlangga Hartarto bahwa sebuah partai harus benar-benar mewakili rakyatnya. Karena partai besar menurutnya ialah partai yang paling banyak mewakili rakyatnya. Karena itulah partai berusaha merebut hati rakyat melalui Pemilu.
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan para kader Golkar termasuk Ketua Umum Airlangga Hartarto bahwa sebuah partai harus benar-benar mewakili rakyatnya. Karena partai besar menurutnya ialah partai yang paling banyak mewakili rakyatnya. Karena itulah partai berusaha merebut hati rakyat melalui Pemilu.
Hal itu disampaikan JK saat menghadiri penutupan munaslub Golkar pada Rabu (20/12) malam di JCC, Senayan, Jakarta Pusat. "Tahun depan tahun politik, tahun merebut kekuatan-kekuatan partai di daerah-daerah. Karena apabila sumber kekuatan di daerah maka kekuatan bangsa akan menjadi kuat. Tapi dengan syarat Golkar harus lebih demokratis dibandingkan partai-partai lainnya," pesannya.
Mantan Ketum Golkar ini juga mengingatkan bahwa saat ini usia partai beringin itu lebih dari 50 tahun dan tak ada lagi pendiri partai yang masih hidup. Karena itulah para kader bertugas menjaga eksistensi partai salah satunya dengan menerapkan demokratisasi dalam internal partai.
"Berbeda dengan partai-partai yang pendirinya masih ada. Maka biasanya orang akan taat pada pendiri. Kita tidak ada lagi di sini yang merasa dia adalah yang mendirikan partai," pesannya.
Demokratisasi internal partai perlu dijaga sehingga tak ada lagi Ketum keenam yang dipilih dalam kurun waktu lima tahun melalui munaslub. Penyelenggaraan munaslub yang terlalu sering akan memiliki konsekuensi pada ongkos politik yang mahal. Hal itu juga berdampak pada penurunan elektabilitas partai.
"Itulah harapan kita pada ketum baru dan pimpinan yang akan direvitalisasi untuk membawa partai ini ke suasana yang baik," ujarnya.
"Saya merasa dekat dengan Anda karena bersama-sama mengurus Golkar 10 tahun lalu. Inilah harapan kita semua semoga semua mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk kepentingan pro rakyat," sambungnya.
JK juga mengucapkan selamat kepada Airlangga dan berharap semoga dapat menjaga roda kepartaian. Serta dapat selalu memberikan kesejahteraan, keutamaan dan perwakilan yang baik kepada masyarakat. "Karena itu suara masyarakat haruslah menjadi perhatian daripada partai dan pimpinan lainnya," tutupnya.
(mdk/bal)