LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Waketum PAN Sayangkan Sikap Prabowo Tak Beri Selamat ke Jokowi-Ma'ruf

"Ya sebagai suatu tradisi yang sangat lumrah di demokrasi di manapun ya pihak yang kalah itu langsung cepat untuk memberikan selamat kepada pihak yang menang," kata Bara.

2019-06-28 20:10:53
Prabowo Subianto
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan menyayangkan sikap Capres Prabowo Subianto yang tidak mengucapkan selamat kepada rivalnya, Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Padahal, menurutnya, mengucapkan selamat merupakan suatu tradisi yang baik.

"Saya menyesalkan kenapa Pak Prabowo tidak memberikan ucapan selamat kepada Pak Jokowi. Ya sebagai suatu tradisi yang sangat lumrah di demokrasi di manapun ya pihak yang kalah itu langsung cepat untuk memberikan selamat kepada pihak yang menang dan mengajak untuk bertemu untuk melakukan rekonsiliasi," kata Bara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6).

Bara mengatakan, biasanya pihak yang kalah bisa menelepon atau bertemu pihak yang menang dan mengucapkan selamat. Sebab, itu adalah budaya dalam demokrasi.

Advertisement

"Dan itu yang tidak dilakukan oleh Pak Prabowo. Jadi saya mempertanyakan apakah betul Pak Prabowo betul-betul menerima hasil tersebut dan betul-betul punya komitmen untuk melakukan rekonsiliasi demi kepentingan bangsa ini," ungkapnya.

Sebelumnya, Prabowo mengaku kecewa sekaligus menerima hasil putusan sengketa pilpres oleh Mahkamah Konstitusi. Tak ada ucapan selamat dari Prabowo saat memberikan keterangan pers pasca-putusan MK. Meski begitu, Prabowo mengajak koalisi dan pendukungnya tetap patuh kepada konstitusi negara.

"Sangat mengecewakan bagi kami dan Prabowo-Sandi seusai kesepakatan kami akan tetap patuh dan mengikuti jalur konstitusional yaitu UUD '45 dan sistem perundangan yang berlaku di negara kita," kata Prabowo.

Advertisement

Baca juga:
Prabowo Nyatakan Koalisi Adil Makmur Selesai
Politikus PDIP Nilai Perlu Ada Kubu Oposisi untuk Kontrol Pemerintah
Usai Putusan MK, Masa Depan Partai Demokrat Diputuskan Majelis Tinggi
Sekjen Demokrat Sebut Koalisi Selesai dengan Putusan MK soal Pilpres
Usai Putusan MK, Prabowo Kumpulkan Partai Koalisi di Kertanegara

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.