LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Waketum Gerindra sebut kemungkinan PPP akan gabung koalisi Prabowo

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, ada partai berwarna hijau yang akan segera bergabung mendukung Prabowo sebagai calon presiden di Pemilu Serentak 2019. Ketika ditanya soal partai hijau merujuk pada PPP, Ferry tidak membantah.

2018-04-20 18:08:10
Pilpres 2019
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, ada partai berwarna hijau yang akan segera bergabung mendukung Prabowo sebagai calon presiden di Pemilu Serentak 2019. Ketika ditanya soal partai hijau merujuk pada PPP, Ferry tidak membantah.

"Ya kemungkinannya begitu," kata Ferry di Kampus UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (20/4).

Ferry menyebut, klaim PPP bakal gabung poros Prabowo bukan tanpa alasan. Dia mengklaim, mayoritas kader PPP sebenarnya lebih senang memilih calon presiden asalkan bukan Joko Widodo.

Advertisement

"Dan lihat dari apa yang pernah saya sampaikan, sebenarnya secara kultural PPP tidak senang kalau, jadi pemilih atau kader PPP itu lebih senang kalau milihnya bukan Jokowi," ujarnya.

Elit PPP, kata Ferry, juga mengetahui jika sebagian kader dan pemilih Islam tidak mendukung Jokowi sebagai calon presiden. Sikap sebagian kader dan pemilih Islam itu dikarenakan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro umat Islam.

"Beberapa kebijakan Jokowi relatif bisa dikatakan agak merugikan umat Islam. Termasuk penangkapan dan intimidasi terhadap beberapa kasus-kasus," klaimnya.

Advertisement

"Itu pasti membangun kesadaran pemilih islam yang lain, yang belum tentu sama dengan pendapat elite," sambung Ferry.

Kemudian, alasan Gerindra mengajak PPP bergabung ke poros Prabowo juga didasarkan pada pengalaman kerjasama di Pemilu 2014. PPP pernah tergabung dalam poros Koalisi Merah Putih (KMP) yang mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Niat baik kami membuka ruang komunikasi dan dialog dengan PPP karena PPP gimanapun juga dulu pernah bareng dengan kita," tandas Ferry.

Sinyal ini diperkuat dengan pertemuan ketua tim pemenangan Gerindra, Sandiaga Uno yang bertemu dengan Ketum PPP Romahurmuziy. Dalam pertemuan itu, PPP ingin Prabowo jadi cawapres Jokowi, sementara Gerindra kukuh ingin Prabowo jadi capres.

Baca juga:
Sambangi Balai Kota, Rizal Ramli temui Sandiaga bahas Pilpres 2019
Gerindra bantah pertemuan Sandiaga dan Ketum PPP bahas opsi Jokowi-Prabowo
Politisi PDIP sebut banyak yang gigit jari jika Jokowi dan Prabowo bersatu
SBY akan temui PKS, Gerindra yakin tak ganggu koalisi
NasDem sebut koalisi Prabowo rapuh jika partai pendukung ribut cawapres
Duduk sebelah Maruarar Sirait, Waketum Gerindra bilang 'Tanda bersatu nih'
Wasekjen Gerindra sebut prediksi Gatot lawan Jokowi di Pilpres 2019 tak relevan

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.