Usai diusung sebagai Capres, Prabowo lobi partai pendukung Jokowi
Menurutnya saat ini Partai Gerindra masih terus fokus membangun komunikasi dengan semua partai termasuk partai pendukung Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, Muzani mengakui membangun komunikasi dengan partai lain tidaklah mudah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, hingga kini koalisi partai jelang Pilpres 2019 belum mencapai tahap final. Menurutnya segala kemungkinan masih bisa terjadi sebelum calon yang resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Dukungan itu kalau nama tersebut sudah di daftar kan di Komisi Pemilihan Umum itu berarti sudah final dan mengikat. Selagi itu belum dilakukan maka semuanya masih bisa berubah kemungkinan-kemungkinannya," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4).
Menurutnya saat ini Partai Gerindra masih terus fokus membangun komunikasi dengan semua partai termasuk partai pendukung Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, Muzani mengakui membangun komunikasi dengan partai lain tidaklah mudah.
"Apalagi di sisi yang lain mayoritas partai sudah mendukung petahana dan idealnya tentu saja jika takdir Allah berpihak kepada Pak Prabowo tentu saja kita harus mayoritas tentu saja saya kira kesabaran waktu harus dilakukan untuk bisa menggalang partai yang lebih baik lagi," ungkapnya.
Karena itu Prabowo, tambah Muzani, akan berusaha melakukan komunikasi lebih intensif untuk melakukan lobi-lobi politik. Hal itu dilakukan agar partai lain bisa mengusung Prabowo.
"Undang-Undang kan mengatakan calon presiden dan wakil presiden diusung partai politik atau gabungan partai politik yang mencapai 20 persen. Jadi kalau kita berpatok pada undang-undang, satu partai lagi cukup," ujarnya.
"Jadi ya imbang-imbang lah kalau bisa gitu. Karena itu Pak Prabowo dengan kunci dan mandat yang telah diberikan, akan mulai melakukan halo-halo, pembicaraan, lobi-lobi dengan banyak partai, sehingga partai itu kemudian mulai hayo bareng-bareng mengusung Pak Prabowo," ucapnya.
Sebelumnya, Rakornas Partai Gerindra resmi mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019. Seluruh pengurus partai yang menyampaikan aspirasi mereka menginginkan Prabowo kembali maju Capres.
"Atas dasar aspirasi tersebut maka Partai Gerindra secara resmi Mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden sekaligus memberikan mandat penuh untuk membangun koalisi dan memilih calon wakil presiden," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani
Baca juga:
Yakin dampingi Jokowi, Cak Imin tak mau jadi cawapres Prabowo
Ketum PSI ingatkan kubu Prabowo tak pakai isu hoaks di Pilpres 2019
PKS sebut belum tentu dukung Prabowo di Pilpres 2019
Milenial cenderung pilih Capres dukung generasi mereka
PKS akan perhitungkan nama Gatot Nurmantyo jadi Capres atau Cawapres
dalam rilisnya, Rabu di Hambalang, Bogor, (11/4)
(mdk/fik)