Usai Bebas, Ahok Diharapkan Gabung ke Jokowi dan Masuk dalam DPT
Usai Bebas, Ahok Diharapkan Gabung ke Jokowi dan Masuk dalam DPT. Menurut Ganjar, dengan bergabungnya Ahok, pasti menambah pengaruh. Khususnya, menaikkan elektabilitas.
Politisi PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengucapkan selamat kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang akan bebas murni 24 Januari 2019 besok. Dia berharap, Ahok bisa bergabung dengan Jokowi-Ma'ruf di Tim Kampanye.
"Selamat lah. Yah semoga Pak Ahok bisa bergabung," singkat Ganjar di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (23/1).
Menurut Ganjar, dengan bergabungnya Ahok, pasti menambah pengaruh. Khususnya, menaikkan elektabilitas.
"Kalau bergabung pasti akan punya pengaruh. Karena followersnya banyak," katanya.
Sementara itu, Sekjen Partai NasDem Jhonny G Plate ingin agar Ahok bisa mendapatkan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
"Saya harapkan Ahok juga ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ini enggak ada sentimennya, Ahok adalah seorang yang selesai jalani kewajiban hukum dan berhak memiliki politik," ujarnya.
Meski begitu, ia tak memungkiri kalau suara Ahok sangat dibutuhkan pada pesta demokrasi nanti yang akan dilakukan pada 17 April 2019.
"(Harapan dukungan dari Ahok) Jangankan dari Ahok, kita kan butuh semuanya. Tetapi kan one man one vote, suara Ahok kan satu," pungkasnya.
Baca juga:
Perkuat Dukungan di Jatim, Ma'ruf Amin Lantik Pengurus Cabang NU Lamongan
Reaksi Kubu Jokowi Setelah Tim Prabowo Buka-bukaan Biaya Pilgub DKI
Dukungan Tak Solid Golkar, Hanura dan PPP di Pilpres Diduga Karena Masalah Internal
Survei Indikator: Hampir Semua Partai Tak Solid Dukung Paslon di Pilpres 2019
TKN Sebut Jokowi Hati-Hati Soal Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
Ma'ruf Amin Ajak Warga NU Tuban Pilih Pemimpin Nyata Kerjanya Bukan Lamunan